BNN KSB Siapkan Dua Kecamatan Bersinar di KSB

Kasi Pencegahan Badan Narkotika Nasional KSB, Zakariah, memberikan sosialisasi terkait rencana pencanangan dua kecamatan Bersih Narkoba (Bersinar) tahun 2019. (Suara NTB/ils)

Taliwang (Suara NTB) – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) saat ini tengah menyiapkan program khusus yakni pencanangan dua Kecamatan Bersinar (Bebas narkoba) tahun 2019.  Dua kecamatan yang menjadi pelopor Kecamatan Bersinar itu, yakni di Poto Tano dan Maluk sekaligus diharapkan bisa memberikan dampak bagi upaya memberantas Narkoba di Sumbawa Barat.

Kepala BNN Sumbawa Barat, AKBP Hurri Nugroho SH, MH mengatakan, sebenarnya di tahun 2019 hanya ada satu desa saja yang disyaratkan oleh BNN Pusat sebagai desa Bersinar di masing-masing Kabupaten. Tetapi karena ada keinginan Bupati supaya cakupannya lebih luas bukan hanya sebatas desa melainkan kecamatan, sehingga pemberantasan narkoba di KSB bisa semakin maksimal.

Dengan meluasnya cakupan Desa bersinar ini pihaknya kini memiliki tugas berat untuk merealisasikan keinginan dari Bupati ini. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis tercapai, bahkan saat ini pembentukan satgas P4GN di dua kecamatan tersebut juga semakin dimaksimalkan. Sehingga pada saat penilaian nantinya bisa memberikan hasil yang maksimal.

Baca juga:  Janda IRT Lanjutkan Bisnis Jual Sabu Suami

“Kita diberikan tugas tambahan oleh Bupati supaya tidak hanya desa yang Bersinar, tapi dua kecamatan sekaligus. Makanya kita mulai mempersiapkan segalanya mulai dari pembentukan satgas P4GN di dua kecamatan tersebut,” ujarnya.

Dijelaskannya, ada beberapa kategori sehingga dua kecamatan ini ditunjuk sebagai sasaran desa Bersinar tahun 2019. Beberapa syarat tersebut yakni  sudah terbentuknya satgas P4GN, memiliki tempat dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Khusus di Poto Tano, desa Bersinar ini menjadi atensi lantaran berada di daerah perbatasan dengan Kabupaten Sumbawa serta menjadi pintu masuk KSB.

Baca juga:  Janda IRT Lanjutkan Bisnis Jual Sabu Suami

Dengan pertimbangan demikian, di Poto Tano jadi sasaran terwujudnya kecamatan Bersinar. Sementara yang menjadi pertimbangan utama sehingga Maluk juga dicanangkan sebagai kecamatan yakni karena lokasinya yang sangat strategis. Dimana di lokasi tersebut banyak tempat hiburan malam serta menjadi lokasi tambang terbesar di NTB. Melihat kondisi tersebut, besar kemungkinan narkoba bisa masuk ke masyarakat. Sehingga pencanangan kecamatan Bersinal bisa menjadi salah satu penangkal narkoba Masuk ke KSB.

“Dua kecamatan tersebut kita canangkan sebagai kecamatan Bersinar karena lokasinya sangat rawan dari penyalahgunaan narkoba. Tentu kita juga berharap dukungan dari semua pihak sehingga apa yang akan kita canangkan memberikan hasil maksimal,” tandasnya. (ils)