Mutasi Pegawai, Bupati KSB Geser Sembilan PPTP

Advertisement

Taliwang (Suara NTB) – Mutasi yang dijanjikan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM akan digelar sebelum lebaran benar-benar dilakukan. Kamis (22/6), sebanyak 53 pegawai mulai dari eselon II.b hingga VI.b dirotasi saling mengisi jabatan atau posisi barunya.

Dari 53 pegawai yang dirotasi tersebut, di tataran eselon II.b atau pejabat pimpinan tinggi pratama (PPTP) terdapat 9 pejabat yang terkena gelombang mutasi kedua yang digelar di tahun ini. Mereka di antaranya H. Masyhur Yusuf, ST, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini digeser mengisi jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan; kedua Ir. Lalu Muhammad Azhar, M.Si, Kepala Dinas Kelautan Perikanan (DKP) dipindah mengisi jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ditinggalkan Drs. H. Hamzah ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Berikutnya Amir, ST Kepala DLH KSB dipercaya mengisi jabatan Asisten Umum Sekrertariat Daerah (Setda) KSB menggantikan Drs. Burhanuddin yang dipindah mengisi jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Selanjutnya Kepala Diskominfo, Ir. H. Muslimin. HMY dipercaya menduduki jabatan Kepala Dishub KSB. Selanjutnya ada Ibrahim, S.Sos Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dipindah mengisi jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Ir. H. Alimin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan mengisi jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluh (DKPP) yang ditinggalkan oleh Ir. H. Mansyur Sofyan, M.Si yang selanjutnya dipercaya mengisi jabatan Kepala DKP KSB.

Bupati KSB, H. W. Musyafirin yang memimpin langsung kegiatan mutasi tersebut, dalam sambutannya menegaskan, kepada para pegawai dan pejabat yang baru dilantik agar nantinya langsung bekerja. Melanjutkan estafet pekerjaan yang ditinggalkan pegawai sebelumnya tanpa harus diperintah lagi.

“Program tiap dinas itu sudah jelas. Jadi tinggal dilanjutkan saja jangan menunggu diperintah apa lagi mempelajarinya dulu,” tegasnya.

Menurut bupati, ada dua kegiatan rutin SKPD di KSB saat ini yang harus disukseskan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalamnya. Pertama pelayanan rutin kepada masyarakat dan kedua menyukseskan setiap agenda Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR).

“Saya minta kepada semua yang baru dilantik dan umumnya pegawai di lingkup Pemda KSB ini harus mendukung penuh kegiatan PDPGR sesuai tupoksinya masing-masing,” timpalnya.

Diakuinya, dalam setiap pelaksanaan mutasi selalu ada kontroversi terkait penempatan seorang ASN atau pejabat pada jabatan baru atau yang ditinggalkannya. Namun demikian, bupati menyatakan, kegiatan rotasi pegawai merupakan hal biasa dalam kepegawaian karena agenda itu sebagai bagian pembinaan kepegawaian.

“Memang tidak akan pernah bisa memuaskan semua pihak. Karena mungkin yang dipindah sekarang merasa ia tidak cocok di posisinya yang baru atau mungkin ada pegawai yang merasa dirinya lebih cocok di posisi yang diisi dalam mutasi kali ini. Tapi yakin semua proses ini untuk perbaikan kinerja kepegawaian kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, orang nomor satu di KSB ini, berpesan kepada seluruh pegawai agar kembali bekerja sesuai jadwal usai cuti bersama dan libur lebaran tahun ini. “Ingat tanggal 3 Juli semua pegawai tanpa terkceuali harus masuk kerja di hari pertama pasca lebaran. Jangan ada menambah libur karena saya pastikan akan kita jatuhkan sanksi tegas,” ancam bupati. (bug)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.