Bupati KSB Kecewa dengan Kinerja Disparekraf

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka terhadap kinerja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispakerkraf) dalam mempersiapkan acara penutupan Festival Taliwang.

Saat memberikan sambutannya pada acara tersebut, Selasa, 20 Desember 2016, bupati menyatakan, kemasan acara penutupan Festival Taliwang sangat jauh dari harapannya. “Ini seperti acara level kampung saja. Tidak ada yang istimewa padahal agenda kegiatannya level kabupaten,” cetusnya dengan nada kesal.

Dikatakannya, seharusnya kemasan kegiatan selevel ini dapat lebih meriah dengan cara mempersiapkannya secara matang. Terlebih agenda Festival Taliwang masuk menjadi salah satu agenda event pariwisata kabupaten. Di mana Pemda KSB saat ini tengah gencar mempromosikan pariwisata daerah. “Melalui kegiatan inilah kita harusnya bisa mempromosikan pariwisata. Tapi kalau seperti ini, kan tidak bisa menarik pengunjung,” tegasnya seraya menambahkan, acara Festival Taliwang ini sedang dihadiri instansi pemerintah lainnya.

Baca juga:  Pemprov Buka Seleksi Terbuka Kepala Diskominfotik dan Disperin

“Lihat tamu undangannya kan bukan internal kita saja. Jadi ini memalukan bagi kita. Jadi jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi, tidak saja di Pariwisata tapi ini sekaligus peringatan buat dinas lainnya,” sambung bupati.

Menurutnya, dalam merancang sebuah kegiatan haruslah dipersiapkan secara matang dan menyeluruh. Tidak saja pada tahapan pelaksanaan, namun persiapan dan perencanaan harus dirancang mulai hulu hingga hilirnya. Dan terpenting memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk mendukung kegiatan yang akan dijalankan. “Harus dirancang secara matang. Kalau tidak ada persiapan, lebih baik tidak usah dilaksanakan ketimbang hasilnya seperti ini. Tidak maksimal bahkan tidak membuahkan efek positif ke depannya,” ujarnya.

Baca juga:  Pemprov Petakan 1.228 Jabatan Eselon III dan IV Berpotensi Dihapus

Kekesalan bupati tidak sampai di situ, masih di sela sambutannya ia mengumumkan lelang jabatan untuk mengisi kursi kepala Disparekraf KSB ke depannya. Ia mengatakan, perlunya dilakukan pergantian jajaran pelaksana di Disparekraf agar dapat menjalankan program secara lebih baik. “Mungkin pak H. Taufiq (Kepala Disparekraf) sudah lelah mengurusi pariwisata. Jadi malam ini saya buka lelang jabatan untuk mengisi kepala Dispakrekraf. Siapa pejabat yang mau jabatan itu silakan melamar,” pancing bupati. (bug)