Sumbawa Zona Oranye, Kota Mataram Kembali Masuk Zona Merah

Peta perkembangan kasus Covid-19 di NTB hingga Jumat, 26 Maret 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 Provinsi NTB)

Mataram (Suara NTB) -Satgas Covid-19 Provinsi NTB merilis perubahan zonasi penyebaran Covid-19. Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya berstatus zona kuning, berubah menjadi zona oranye. Begitu juga Kota Mataram yang sebelumnya zona oranye, kini menjadi zona merah Covid-19 di NTB.

Sedangkan delapan kabupaten/kota lainnya masih bertahan pada zonasi sebelumnya. Seperti Sumbawa Barat dan Lombok Utara, masih tetap berstatus zona kuning. Sedangkan Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Dompu, Bima dan Kota Bima berstatus zona oranye Covid-19.

Iklan

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyebutkan adanya tambahan 50 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 38 pasien sembuh, dan satu kasus kematian baru, Jumat, 26 Maret 2021. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 10.688 orang.
“Dengan perincian 9.130 orang sudah sembuh, 448 meninggal dunia, serta 1.110 orang masih positif,” kata Gita.

Pada hari ini, Jumat, 26 Maret 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram, dan Laboratorium PCR RSUD Praya sebanyak 184 sampel. Dengan 133 sampel negatif, satu positif ulangan, dan 50 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sementara, satu pasien yang meninggal dunia, kata Sekda NTB ini, yaitu pasien nomor 10674, an. S, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid. Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 17.945 orang dengan perincian 390 orang (2,2%) masih dalam isolasi, 69 orang (0,4%) masih berstatus probable, 17.486 orang (97,4%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 70.828 orang, terdiri dari 3.221 orang (4,5%) masih dalam karantina dan 67.607 orang (95,5%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 112.923 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 489 orang (0,4%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 112.434 orang (99,6%). (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional