Sumbawa Timur Mining Dapat Izin Eksplorasi Panas Bumi di Huu

Kabag Ekonomi Setda Dompu,  Soekarno (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang masih memiliki izin eksplorasi tambang tembaga dan bahan galian lainnya di wilayah Huu, kini juga mendapat izin penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE) panas bumi. Izin dikeluarkan Badan Koordinasi penanaman modal atas nama menteri ESDM tanggal 6 Agustus 2018.

Kepala bagian Ekonomi Setda Dompu, Soekarno, ST, MT kepada Suara NTB, Selasa,  23 Oktober 2018 mengakui, PT STM selaku pemilik izin eksplorasi tambang tembaga dan bahan galian lainnya di wilayah Huu yang terhenti kegiatannya karena belum mendapat izin pinjam pake kawasan hutan, kini justru mendapat izin PSPE panas bumi. Izin ini sesuai SK kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Thomas Trisakti Lembo atas nama Menteri ESDM RI tanggal 6 Agustus 2018.

Iklan

Sebelum itu, PT STM mendapat keputusan tertanggal 17 Mei 2018 termasuk untuk izin pinjam pake kawasan hutan. “Tapi saya belum mendapat data berapa luas izin pinjam pake kawasannya. Informasinya, (izin) sekarang itu lebih luas dan sampai wilayah Bima,” kata Soekarno.

Ia pun mengungkapkan, dalam waktu dekat PT STM akan menggelar sosialisasi terkait izin yang diperoleh kepada masyarakat. Sehingga bisa memulai aktivitas eksplorasinya. Namun belum bisa dipastikan, izin ini akan menghalangi PT STM melanjutkan izin ekplorasi tambang tembaga dan bahan galian lainnya karena berada di lokasi yang sama.

“Biasanya izin pinjam pakai kawasan hanya diberikan untuk satu komoditas tambang, kecuali izinnya untuk kegiatan panas bumi dan tambang tembaga,” terangnya.

Sebelumnya, pemerintah memberikan kepada PT Pacific Geo Energy (PGE) sebagai pemegang wilayah kerja pertambangan (WKP) panas Bumi Huu tanggal 22 Oktober 2008 pada kawasan seluas 19.310 ha. Panas bumi ini diprediksi mampu memproduksi panas bumi 110 mega watt equivalent (Mwe). Namun PT PGE tidak bisa melanjutkan kegiatan eksplorasinya karena izinnya mencakup wilayah kuasa penambangan PT STM yang tengah melakukan eksplorasi tambang tembaga di So Humpa Leu dan sekitarnya.

Belakangan, PT PGE mengembalikan izin pemegang wilayah kerja pertambangan panas bumi kepada pemerintah. Diantara dalihnya karena tidak ekonomis. Pemerintah kini menyerahkan izin ke PT STM melakukan ekplorasi panas bumi di Huu.

Kegiatan eksplorasi pertambangan tembaga dan bahan galian lainnya, PT STM belum bisa melanjutkan kegiatan dalam kawasan sejak 17 Agustus 2017 karena izin pinjam pake kawasan tidak diperpanjang pemerintah. PT STM hingga saat ini hanya melakukan kegiatan di luar kawasan, termasuk kegiatan pendampingan bagi masyarakat. (ula)