Sumbawa Harus Waspadai Masuknya Tenaga Kerja Ilegal dari Cina

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Fraksi Bintang Keadilan meminta kepada pemerintah daerah untuk mewaspadai masuknya tenaga kerja (naker) asing dari Cina secara ilegal. Sebab dari pantauan mereka, tenaga kerja dari Cina sudah masuk dan bekerja di kabupaten Sumbawa.

“Kami berharap agar pemerintah daerah menyikapi persoalan tersebut dengan serius karena kami menilai bahwa banyak tenaga lokal yang jauh lebih baik dari mereka,” tandas perwakilan Fraksi Bintang Keadilan DPRD Sumbawa, Irwandi.

Iklan

Sebelumnya, tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Fujian, China, Tong Jinxu (31), Zheng Rongsong (27), dan Li Shuizhong (31), ditemukan dan diamankan di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa. Sebelumnya ketiganya sempat kabur setelah diduga menyalahi izin tinggal.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sumbawa, Drs. Syahrifullah  ketiga WNA ini memiliki visa B 211 atau paspor pelancong. Jika mengacu pada paspor tersebut, ketiganya menyalahi izin tinggal. Mengingat melakukan kegiatan seperti menjual obat. Di mana kalau menurut Imigrasi hal tersebut tidak boleh dilakukan. Mengingat datang untuk berkunjung. Tentunya hal ini prosesnya panjang. Perlu melakukan koordinasi dengan pihak lain terkait dengan keberadaannya di wilayah Sumbawa.

“Dari paspornya, mereka tidak boleh menjual obat. Tetapi ini prosesnya panjang. Harus koordinasi dengan Disnaker dan BPOM juga,” tandasnya.

Akhirnya,  ketiga WNA Cina dimaksud dideportasi pihak Imigrasi Sumbawa setelah selesai menjalani proses hukum belum lama ini. “Yang bersangkutan sudah kami pulangkan ke negara asalnya akhir Agustus lalu,” ujarnya. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here