Sumbawa Data Faskes untuk Layanan Vaksinasi

Agung Riyadi. (Suara NTB/ind) 

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) tengah mendata fasiitas kesehatan (faskes) yang nantinya digunakan sebagai tempat pelayanan vaksinasi covid-19. Pendataan ini sembari menunggu pengiriman vaksin dari pusat.

“Kita belum menerima kiriman vaksin.  Vaksin itu masih ada di Jakarta.  Tetapi kita di Kabupaten Sumbawa sudah diminta untuk melakukan pendataan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang kira-kira bisa memberikan layanan vaksinasi covid-19,” ujar Kepala Dikes Sumbawa melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL),  Agung Riyadi,  Rabu, 16 Desember 2020.

Selain pendataan faskes,  pihaknya sekarang juga sedang menghubungi beberapa instansi untuk meminta data sasaran.  Karena nantinya untuk vaksinasi akan diprioritaskan kepada mereka yang bekerja di sektor publik yang langsung berhadapan dengan publik. Seperti TNI/Polri, petugas kesehatan,  Damkar,  Satpol PP,  PLN, tenaga pendidik, juga masyarakat. Meskipun belum mendapatkan sosialisasi secara detail terkait dengan pelaksanaan dari vaksinasi covid-19, pihaknya akan menuntaskan persiapan untuk vaksinasi hingga Januari mendatang.  “Diperkirakan kalau kemarin Februari kita sudah mulai untuk pelaksanaan vaksin. Cuma saya tidak tahu di minggu ke berapa.  Tapi saya yakin di Bulan Januari ini akan kita clearkan dan tuntaskan  persiapan-persiapan  dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19,” terangnya.

Sejauh ini,  pihaknya belum bisa menyampaikan jumlah yang akan divaksinasi nantinya.  Karena pendataan masih dilakukan.  Sekarang pihaknya melalui SK Kepala Dinas sudah merencanakan sekitar 29 pelayanan kesehatan yang akan melayani vaksinasi.  Petugas yang akan melakukan vaksinasi nanti juga akan diberikan pembekalan.  “Yang jelas sepertinya di bulan Januari akan kita tuntaskan semuanya (persiapan red), ” bebernya.

Sedangkan terkait adanya anggapan vaksin berbahaya,  menurutnya pemerintah tidak akan mencelakai warganya.  Hal yang bisa dilakukan sekarang selain penerapan protokol kesehatan,  adalah bagaimana sesegera mungkin melindungi warga dari penularan covid-19 melalui vaksinasi. (ind) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here