Sumbawa Bertekad Jadi Daerah Penghasil Tembakau dan Cukai

H. Junaidi. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa berupaya menjadi daerah penghasil tembakau dan cukai. Berbagai upaya sudah dan sedang dilakukan. Harapannya bisa memperoleh pendapatan yang lebih besar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai sumber penerimaan daerah.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Junaidi, M.Si menyampaikan, selama ini Sumbawa sudah memperoleh dana bagi hasil tersebut sebagai daerah yang mendapatkan cipratan atas pengembangan produk tembakau. Sehingga diharapkan dukungan dana ini dapat dimaksimalkan sebagai sumber penerimaan daerah. “Maka yang sedang dilakukan sekarang oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkolaborasi beberapa OPD itu, ingin Sumbawa ini menjadi salah satu juga penghasil tembakau dan cukai itu,” ujarnya.

Iklan

Dalam mempercepat proses ini, kata H. Jun, mulai tahun 2019 dan tahun ini pihaknya terus bergerak. Contohnya Kecamatan Buer, kini sudah ditetapkan sebagai salah satu sentra pengembangan produksi tembakau. Dengan adanya sentra ini, maka disitulah ditindaklanjuti proses supaya produk tembakau itu juga bisa menghasilkan cukai. “Sekarang proses kita lakukan itu. Yang jelas sampai rokoknya yang merk Mako sudah diproduk,” ungkapnya.

Intinya, lanjutnya, pihaknya tetap bertekat agar Sumbawa menjadi salah satu daerah penghasil tembakau dan cukai. Karena  bagaimanapun peluang itu sangat besar. Karena Sumbawa sejak dulu sbenarnya termasuk daerah penghasil tembakau. Tetapi mungkin kebijakan daerah ini tidak banyak mendorong supaya produksinya ditingkatkan. “Mudah-mudahan dalam waktu dua tahun yang sudah kita lakukan ini terus memasuki RPJM nanti mulai tahun 2021 sampai 2025 itu, juga salah satu komoditas unggulan kita yang kita dorong. Karena selama ini fokus hanya ke jagung, segala macam. Nanti kita garam, kemudian udang, termasuk tembakau kita coba menjadikan komoditi unggulan kita. Untuk menopang secara umum perekonomian daerah, di saat yang sama untuk meningkatkan penerimaan kita,” pungkasnya. (ind)