Suhaili-Amin Targetkan Kemenangan 30 Persen di Lombok Timur

Selong (Suara NTB) – Pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah pasangan calon berusaha mendapat simpati rakyat dengan menawarkan berbagai program unggulan melalui visi dan misinya. Salah satunya, adalah pasangan nomor urut 1, H. M.Suhaili FT, SH., dan H. Muh. Amin, SH., MSi., (Suhaili – Amin).

Partai Golkar selaku salah satu pengusung pasangan ini menargetkan jika pasangan Suhaili-Amin realistis memperoleh suara 30-35 persen di Kabupaten Lotim. Menurut Ketua DPD II Golkar Lotim, H. Daeng Paelori dikonfirmasi usai menggelar konsolidasi internal, Kamis, 12 April 2018, berdasarkan hasil survei dari lembaga survei (pihak ketiga), elektabilitas pasangan Suhaili-Amin terus meningkat. Hingga awal April, elektabilitas pasangan ini berada di urutan pertama dari sebelumnya pada bulan Januari di urutan kedua.

Iklan

Wakil Ketua DPRD Lotim ini, menyebutkan, kekuatan Suhaili-Amin di Kabupaten Lotim tidak kalah saing dengan beberapa kandidat lainnya, mengingat terdapat kompetitor yang berasal dari Kabupaten Lotim cukup bagus dan dikenal masyarakat. Seperti Calon Gubernur NTB dari jari independen, H.Moch Ali Bin Dachlan, serta salah satu Calon Wakil Gubernur, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, dari Kabupaten Lotim.

Hal inilah, ujarnya, yang menyebabkan persaingan politik di Gumi Selaparang cukup ketat. Kendati demikian, Partai Golkar realistis kemenangan Suhaili-Amin di Kabupaten Lotim ingin meraih suara di angka 30-35 persen.

Salah satu langkah untuk memperoleh kemenangan itu, yakni sebagai tahapan awal dengan intens melakukan konsolidasi dan pertemuan-pertemuan dengan tim maupun saksi. Saksi-saksi ini nantinya disebar ke semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni 2018 terkoordinir. Tidak seperti yang terjadi sebelumnya saksi-saksi diundang saat H-3 pemilihan.

Dalam hal ini, tegasnya, Suhaili merupakan bagian dari tubuh Partai Golkar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak diperjuangkan dan dimenangkannya pada Pilkada NTB 2018 mendatang. (yon)