Stok Oksigen Dijamin Aman, Lobar Terima 1.000 Dosis Vaksin dari Dubes RI di Dubai

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid bersama  Kapolres Bagus S Wibowo bersama Forkopimcam Gerung memantau pelaksanaan vaksinasi di kawasan Induk Desa Taman Ayu, Selasa (3/8). (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Lombok Barat (Lobar) menerima 6.000 dosis vaksin. Dari 6.000 dosis itu, 1.000 dosis vaksin jenis Sinopharm berasal dari sumbangan Duta Besar RI di Dubai. Setelah vaksin diperoleh, tim vaksinator Pemda Lobar langsung turun bergerak melakukan vaksinasi. Sedangkan untuk stok oksigen, dipastikan aman, karena hampir setiap hari dipasok oleh provinsi dan penyuplai.

Hal ini disampaikan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid di sela-sela memantau pelaksanaan vaksinasi di kawasan Pantai Induk, Dusun Taman Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, Selasa, 3 Agustus 2021. Hadir mendampingi bupati, Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo, Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan dan Camat Gerung Mulyadi, Kapolsek Gerung AKP Syaripuddin Zohri, Danramil Gerung, dan Kepala UPT BLUD Puskesmas Gerung H. Hasmuni serta Kapus Jakem Agus Sutrisman.

Iklan

Bupati menyebut dari 6.000 dosis ini terdiri dari vaksin Sinovac sekitar 3.500 dosis, 1.500 vaksin Moderna  dan tambahan 1.000 Sinopharm. “Yang menarik dari Sinopharm ini sumbangan dari Duta Besar Indonesia di Dubai yakni Bapak Husain Bages.  Ahamdulillah Lombok Barat dapat,” katanya.

Dengan tersedianya vaksin ini, pihaknya pun bisa bergerak melakukan vaksinasi. Untuk penggunaan vaksin jenis Moderna sesuai instruksi pemerintah pusat itu dikhususkan untuk suntikan ketiga bagi tenaga kesehatan. Kemudian untuk Sinovac seperti biasa untuk masyarakat dan diutamakan masyarakat yang dosis kedua sambil menunggu kiriman.

Dalam pelayanan vaksinasi itu juga dikerahkan mobil vaksin keliling yang di-launching beberapa waktu lalu. Mobil keliling ini untuk melayani warga yang berada di pelosok-pelosok yang sulit dijangkau dan sulit mengumpulkan masyarakat di satu titik, karena geografis. Misalnya, di wilayah Sekotong Tengah, dan Dusun Mareje selain jauh antar rumah antar dusun juga jauh. “Maka solusinya serbu mobil vaksin,” imbuhnya.

Pada bagian lain, bupati mengakui pemakaian oksigen untuk pasien Covid-19 lebih besar, karena volumenya banyak digunakan.Di Lobar ada dua distributor oksigen. Di mana sebelum pandemi, Pemda hanya kontrak dengan satu perusahaan oksigen. Namun bertambah menjadi dua perusahaan. “Karena itu saya wajibkan di Lobar tidak boleh kekurangan, karena lokasi perusahaan ada di Lobar,”  tegasnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional