STIKES Yarsi Mataram Buka Program S1 Kebidanan dan Profesi Kebidanan

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, I Nengah Dasi Astawa, menyerahkan izin Program S1 Kebidanan dan Program Profesi Kebidanan kepada Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi (kiri), di Kantor LLDIKTI, Senin, 3 Februari 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Mataram resmi mendapat izin membuka program Sarjana (S1) Kebidanan dan Program Profesi Kebidanan. Hal itu ditandai dengan penyerahan SK izin program studi oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si., kepada Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi, S.Kep. NS., M.Kes., di kantor LLDIKTI, Senin, 3 Februari 2020.

Ketua STIKES Yarsi Mataram, H. Zulkahfi mengatakan, pihaknya bersyukur dengan memperoleh izin program S1 Kebidanan dan Program Profesi Kebidanan tersebut. Menurutnya masyarakat sudah lama menunggu STIKES Yarsi Mataram membuka program studi itu. Ia memastikan dua program studi itu akan dibuka pada tahun akademik mendatang. “Alhamdulillah izin program studi sudah diberikan. Masyarakat percaya bahwa kami mengelola dengan profesional dan terus mengedepankan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Iklan

Pihaknya akan mempersiapkan berbagai hal pendukung dibukan dua program studi baru itu, antara lain menyiapkan mahasiswa baru, menyiapkan kurikulum yang sesuai kebutuhan pasar kerja, dan menyiapkan sarana dan prasarana. Selain itu, Zulkahfi menyampaikan pihaknya juga akan melakukan pelatihan preseptorshif bagi dosen dan instruktur klinis atau clinical instructor (CI).

Sebelumnya STIKES Yarsi Mataram sudah memiliki program studi lainnya yaitu Profesi Ners, S1 Ilmu Keperawatan, D3 Keperawatan, dan D3 Kebidanan. STIKES Yarsi Mataram juga terus berupaya membuka peluang lulusan STIKES Yarsi bisa bekerja di luar negeri, dan terbukti sejumlah lulusan sudah bekerja di berbagai negara. STIKES Yarsi terus membangun kerja sama dengan berbagai instansi negeri dan swasta. “Agar alumni bisa diserap di instansi pelayanan kesehatan, termasuk menyiapkan kerja sama dengan luar negeri,” kata Zulkahfi.

STIKES Yarsi Mataram memiliki sarana dan prasarana yang sangat representatif dalam menunjang proses belajar mengajar. Seperti ruang kuliah berpendingin, laboratorium yang lengkap, perpustakaan lengkap, dan proses belajar juga ditunjang oleh sarana elektronik terbaru. Lengkap dengan gedung kuliah yang representatif. Hal itu didukung pula dengan adanya Rumah Sakit yang dimiliki oleh STIKES Yarsi, yaitu Rumah Sakit Islam “Siti Hajar” Mataram. (ron)