Stikes Mataram Bangun Kerjasama Lima Negara

Endy Bebasari (Suara NTB/ist)

Kerjasama dengan berbagai luar negeri terus dibangun Stikes Mataram untuk memperkuat kualitas lulusannya. Misalnya pihak kampus memperkuat kerjasama magang di lima negara, yakni Hong Kong, China, Jepang, Singapura dan Thailand.

Dosen Stikes Mataram Endy Bebasari, menjelaskan apa yang dilakukan pihaknya ialah dalam rangka memperbaiki kualitas lulusannya. Termasuk memberikan akses bagi seluruh mahasiswa Stikes Mataram.

Iklan

Ditambahkan Endy, dengan adanya program magang luar negeri ini, mahasiswa Stikes Mataram bisa menjadi asisten perawat bagi negara-negara tersebut. “Belum lulus bisa jadi asisten perawat ke berbagai dunia,” ujarnya pada Suara NTB belum lama ini.

Hal ini dilakukan, karena permintaan perawat home care untuk lansia, dewasa, sakit akut cukup tinggi di negara-negara tersebut.  “Jadi permintaan perawat masih tinggi, jadi mereka bisa kerja sebelum lulus,” kata Endy seraya menyebut pilihan masuk Stikes Mataram sebagai pilihan masyarakat yang paling rasional di tengah sulitnya mencari kerja.

“Kontraknya kelima negara melalui program government to government dengan China, Hong Kong, Jepang, Singapura, Thailand,” ungkap Endy.

Bagi mahasiswa peserta magang luar negeri yang lulus, nantinya mereka akan berada di negara tujuan bekerja selama satu tahun. Dia pun harus cuti selama program berlangsung. “Kontrak per tahun, cuti kampus izinkan,” ujarnya. (dys)