Status PPKM Lobar Naik Level

0
H. Baehaqi (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Status penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) naik ke level 2, menyusul vaksinasi masuk menjadi salah satu indikator penilaian dalam penentuan PPKM ini. Pasalnya sejauh ini progres vaksinasi di Lobar baru mencapai 63,6 persen.

Sebelumnya, Lobar telah lama berada pada Level 1, namun semenjak kebijakan pusat memasukkan vaksinasi sebagai indikator penilaian, maka berpengaruh terhadap level PPKM Lobar.

IKLAN

Sekda Lombok Barat, Dr. H. Baehaqi mengatakan bahwa masuknya vaksinasi sebagai salah satu indikator penilaian PPKM menyebabkan status PPKM Lobar naik dari 1 ke 2. “Ya karena vaksinasi masuk sebagai penilaian status PPKM, level PPKM kita naik ke 2,” kata Sekda, Jumat, 29 Oktober 2021. Dikatakan, kaitan dengan penentuan level PPKM itu ada di pusat, dengan berbagai indikator dan hitungan. Termasuk vaksinasi ada hitungannya dalam penentuan status PPKM.

Sedangkan dari sisi angka kasus positif di Lobar terbilang rendah. Sehingga berdampak terhadap keterisian tempat tidur di rumah sakit. Hal ini disebabkan Pemda terus meningkatkan upaya 3T (Testing, tracing dan treatment) serta pengetatan protokol kesehatan (Prokes) melalui operasi yustisi terus ditingkatkan. Kegiatan masyarakat tidak serta merta dilonggarkan, karena tetap harus di bawah kendali tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. “Tim Satgas membebaskan semua kegiatan tanpa kontrol Prokes. Justru kita lebih hati-hati,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid P3KL Dikes Lobar, dr H. Ahmad Taufiq Fathoni menyebutkan data Progres vaksinasi di Lobar per Kamis (28/10), dari 716.218 jiwa penduduk Lobar, 530.173 jiwa yang ditarget disasar vaksinasi. Dari jumlah itu, baru 336.893 jiwa atau 63,6 persen yang sudah tervaksin. Sedangkan sisanya 193.280 jiwa atau 36 persen belum tervaksin. Dari data per kecamatan, Kuripan dengan progres teritinggi mencapai 76 Persen, Gerung sebesar 73 Persen, Lembar 69 Persen, Kediri 64 Persen, Narmada 62 persen. Sedangakan Batulayar, Labuapi dan Sekotong capaiannya di atas 50 Persen. (her)