Stand Dompu Siapkan Jus Jagung di Hari Pembukaan Penas Aceh

Banda Aceh (Suara NTB) – Stand milik Kabupaten Dompu berada di dekat pintu masuk bersebelahan dengan stand milik Kementerian Pertanian dan Bulog di arena pameran utama Pekan Nasional (Penas) petani nelayan di Aceh. Posisi stand Dompu ini akan dilewati rombongan Presiden RI yang meninjau lokasi pameran. Jus jagung dan produk olahan berbahan dasar jagung akan memenuhi stand selain produk perkebunan, perikanan dan peternakan.

Iklan
Ari Priono memperlihatkan kopi Tambora olahan di stand Kabupaten Dompu.

Penataan stand dan isinya juga sudah selesai dipersiapkan peserta Penas, termasuk penyiapan jus jagung yang akan disajikan pada acara pembukaan Penas, Sabtu, 6 Mei 2017. Ir. Lili Maswari, pembuat jus jagung dan Ari Priono, pelaku usaha kopi dan perikanan akan menjaga stand di hari pembukaan Penas yang akan dikunjungi Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ir. H. Fakhrurrazi bersama jajarannya langsung ikut mendampingi penataan stand dan persiapan pembukaan Penas petani nelayan Aceh di arena utama, Jumat, 5 Mei 2017. “Pada stand Penas, kita lebih banyak menampilkan produk olahan berbahan dasar jagung, selain produk olahan dari Perikanan, Perkebunan, Peternakan dan kehutanan,” katanya.

Di antara produk olahan yang ditampilkan seperti jus jagung, emping jagung, marlin jagung, tortila jagung, stik jagung, beras jagung, dan tepung jagung. Untuk jus jagung akan ditampilkan di hari pertama pelaksanaan Penas. “Stand kita yang berada di pintu masuk dan bersebelahan dengan stand Kementerian Pertanian. Presiden yang mengunjungi stand akan melewat depan stand kita,” katanya.

Selain makanan olahan berbahan dasar jagung, juga ditampilkan produk olahan perkebunan, perikanan, peternakan dan kehutanan. Seperti kopi Tambora, kacang mete, rumput laut, abon ikan, teri menepela, keripik menepela, dan madu. “Kita lebih banyak menampilkan data potensi daerah,” jelasnya.

Rombongan kontingen Dompu yang hadir lebih awal pada Rabu, 3 Mei 2017 malam, langsung mengikuti kegiatan pertemuan kontak tani nelayan andalan (KTNA) nasional. Untuk lomba – lomba akan dimulai setelah pembukaan. Sementara Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin direncanakan akan menerima penghargaan dari MPPI pada Minggu, 7 Mei 2017 dan menjadi pembicara pada Dewan Jagung Nasional pada Senin, 8 Mei 2017.

Ari Priono, pelaku usaha kopi Dompu di arena Penas mengatakan, Aceh merupakan pusat kopi, sehingga tidak heran di setiap sudut banyak kedai kopi. Namun kopi Tambora berjenis kopi Robusta memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan kopi lainnya. “Analis kopi dari Badan Ekonomi Kreatif sempat ke Dompu beberapa waktu lalu. Ia kaget ketika merasakan kopi Tambora, karena citarasanya beda,” ungkapnya.

Karenanya, ia tidak merasa pesimis menampilkan kopi Tambora di Penas Aceh. Apalagi kemasannya sudah cukup bagus. Begitu juga dengan produk – produk olahan yang ditampilkan, juga tidak kalah. (ula/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here