Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Angkut Tiga Orang Terjun ke Sungai

Mobil minibus Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DR 1072 SD, Minggu, 20 Desember 2020 yang mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke dalam sungai di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Loteng. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) -Sebuah mobil minibus Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DR 1072 SD, Minggu, 20 Desember 2020, dini hari, mengalami kecelakaan tunggal. Mobil tersebut oleng dan masuk ke dalam sungai di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Tiga penumpang termasuk sopir dinyatakan selamat.

“Kejadian kecelakaan tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 wita,” sebut Kapolsek Praya Barat AKP Hery Indrayanto, Minggu siang kemarin. Dugaan sopir minibus tersebut mengantuk. Sehingga tidak bisa mengendalikan laju mobil yang dikemudikannya.

Bermula saat mobil yang Nurul Pathoni (27) warga Dusun Torok Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya, datang dari arah timur. Korban saat itu hendak pulang ke rumahnya, bersama dua temannya Ramli dan Muh. Ismail.

Melaju dengan kecepatan cukup tinggi, kondisi sopir yang dalam kondisi mengantuk membuat laju mobil jadi tak terkendali. Sampai kemudian di lokasi kejadian, mobil tersebut oleng dan sempat menabrak pembatas jembatan. Kemudian mobil terjun bebas masuk ke aliran sungai tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berhamburan datang untuk membantu para korban. Tidak lama berselang aparat kepolisian pun datang ke lokasi kejadian setelah mendapat lapaoran. Evakuasi dilakukan untuk mengeluarkan mobil dari dalam sungai.

Namun karena keterbatasan peralatan, proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama hingga menjelang siang. Satu mobil derek dikerahkan aparat untuk menarik keluar minibus tersebut dari dalam kali. “Untungnya, warga dan aparat cepat datang. Sehingga proses evakuasi bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Dari keterangan warga diketahui kalau sopir minibus tersebut mengantuk saat mengemudi. Akibat kejadian tersebut minibus tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Karena hampir seluruh bagian mobil terendam air. Bagian depan mobil juga tampak ringsek, akibat benturan dengan pembatas jembatan.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP Dony Setiawan meningatkan kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat berkendara. Jangan berkendaraan jika dalam kondisi mengantuk. Karena bisa berakibat fatal. “Selalu waspada saat berkendara, apabila mengantuk lebih baik istirahat sejenak agar tidak terjadi kecelakaan,” timpalnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here