Soal Proyek Bale Budaya, Kelebihan Pembayaran Harus Segera Dikembalikan

Mataram (Suara NTB) – Inspektorat mengingatkan Dinas Pariwisata Kota Mataram, segera mengembalikan kelebihan pembayaran terhadap pengerjaan bale budaya. Proyek ini dikerjakan oleh rekanan dengan kontrak Rp1,7 miliar dari pagu anggaran Rp2,06 miliar. Pengembalian anggaran ini diketahui Dispar membayar sesuai kelebihan volume.

Inspektur Inspektorat Kota Mataram, Ir. H. Makbul Ma’shum, Rabu, 23 Mei 2018 menjelaskan, sebagai auditor pengawas internal pemerintah, pihaknya mengingatkan Kepala Dinas Pariwisata, agar segera menindaklanjuti semuan temuan Badan Pemeriksaan Keuangan. Kalaupun seandainya Laporan Hasil Pemeriksaan BPK tapi masih terdapat tunggakan, Dispar diberikan waktu 60 hari untuk menindaklanjuti.

Iklan

“Kami dari Inspektorat akan terus memantau perkembangan tindak temuan tersebut,” kata Makbul. Secara detail disampaikan, dari hasil audit ditemukan kelebihan pembayaran pada pengerjaan bale budaya. Jumlah yang pasti belum ditindaklanjuti oleh Dinas Pariwisata senilai Rp105.213.580,93.

Selain bale budaya, auditor negara juga menemukan kelebihan pembayaran pekerjaan panggung di Taman Sangkareang. Rekanan diketahui kooperatif dan telah mengembalikan kelebihan pembayaran sekitar Rp 42 juta.

Makbul menambahkan, pengembalian anggaran ke kas daerah juga sudah diinstruksikan oleh Plt Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, untuk mengembalikan paling lambat 18 Mei pekan kemarin.

“Pak Plt Walikota sudah menginstruksikan untuk dikembalikan,” tambahnya. Pelaksana Harian (Plh) Sekda, yang juga Asisten III Setda Kota Mataram, Wartan, SH. MH., tidak memberikan detail penjelasan terkait pengembalian anggaran di dua OPD tersebut. Hanya saja, temuan BPK telah diproses oleh Badan Keuangan dan Inspektorat untuk ditindaklanjuti. (cem)