Soal Oknum Dosen Terjerat Asusila, Ini Pendapat Ketua Senat Unram

H. Mansur Ma’shum (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dewan Kode Etik Universitas Mataram (Unram) telah menggelar sidang dugaan asusila oknum dosen di Fakultas Hukum (FH) Unram. Oknum dosen terbukti melakukan tindakan asusila setelah mengakui perbuatannya.

Di hadapan forum sidang, yang bersangkutan mengakui perbuatannya.  Hasilnya, Dewan Kode Etik memberikan skorsing mengajar selama lima tahun.

Iklan

Ketua Senat Unram Prof. Dr. Mansur Ma’shum, menyesalkan terjadinya perbuatan asusila yang dilakukan oknum dosen tersebut. Terlebih yang bersangkutan merupakan pejabat kampus dengan posisi Sekretaris Bagian Hukum.

“Saya sangat menyesal atas kejadian tersebut,” kata mantan Rektor Unram ini.

Menurutnya, kejadian tersebut mencoreng nama baik kampus yang selama ini sama-sama dijaga. Guna menghindari kejadian amoral terulang kembali di tengah dunia kampus, dia mendorong rektor untuk bersikap tegas terhadap setiap oknum yang melakukan pelanggaran etik.

“Mendorong dan mendukung rektor dan jajarannya untuk mendalami kasus tersebut, terutama dalam hal pelanggaran etika sebagaimana diatur dalam Kode Etik Dosen,” jelasnya.

Selain itu, dia berharap agar rektor meningkatkan pembinaan dan memperluas sosialisasi kode etik dosen terhadap seluruh dosen di lingkungan Unram.

“Diharapkan agar rektor dan jajarannya meningkatkan pembinaan dosen terutama terkait etika akademik dan moral. Sosialisasi Kode Etik Dosen yang sudah ada disertai pemantauan dan pengawasan pelaksanaannya,” ujarnya. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here