Soal Larangan Mudik, NTB Tetap Selaras Kebijakan Pemerintah Pusat

H. Zulkieflimansyah (Suara NTB/diskominfotikntb)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc menegaskan, tidak mungkin kebijakan di NTB bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu, Rabu, 21 April 2021 di Pendopo Gubernur NTB. Pernyataan itu meluruskan pemberitaan di beberapa media online tentang pernyataannya membolehkan masyarakat untuk mudik.

Iklan

Padahal konteks pernyataannya beberapa hari lalu sedang membicarakan praktik mudik antardaerah di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Dijelaskan Bang Zul, pernyataan viral ini berawal saat Jumat, 16 April 2021 lalu. Saat ngobrol dengan wartawan, sempat ada pertanyaan tentang mudik antara Pulau Lombok ke Pulau Sumbawa yang masih satu daerah atau satu provinsi.

Menurut Gubernur, Idul Fitri di masa pandemi ini bukan hanya sekarang, namun dialami juga setahun lalu. Dalam praktiknya, realitas wilayah NTB membuat penerapan larangan mudik antar daerah di dalam provinsi menjadi sulit diatur.

Oleh sebab itu, dalam hal ini Gubernur menegaskan pentingnya penerapan protokol kesehatan, pada daerah dan wilayah yang tidak terlalu jauh. “Karena wilayah kita kecil, daerah yang jaraknya dekat-dekat, internal dalam Pulau Lombok sendiri,” ujarnya.

Bang Zul mengatakan, mudik lokal dalam praktiknya tidak dapat dihindari. Namun kesigapan dalam menerapkan dan mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 perlu benar-benar dimaksimalkan. (r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional