Soal BPPD NTB Tim Penentu Kebijakan Tunggu Undangan Gubernur

Mataram (Suara NTB) – Persoalan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB belum ada titik temu. Hingga saat ini, kedua belah pihak yang mengaku sudah terpilih menjadi ketua BPPD NTB belum mengambil sikap lebih lanjut. Menyikapi hal ini, anggota tim penentu kebijakan BPPD NTB sedang menunggu undangan dari Gubernur NTB untuk mendiskusikan hal itu lebih lanjut.

“Hari Senin (16/4) ini para penentu kebijakan akan berkumpul, sudah kita bicarakan dan kita harapkan Pak Fauzan sebagai salah satu penentu kebijakan juga hadir. Ini langkah yang kita lakukan sembari menunggu undangan dari Pak Gubernur untuk membicarakan hal ini,” kata salah satu dari sembilan Tim Penentu Kebijakan BPPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal, di Mataram, Minggu (15/4).

Iklan

Ia mengatakan bahwa pihaknya harus mengambil tindakan dengan melaksanakan sejumlah program yang sudah direncanakan jauh hari oleh BPPD NTB. Hal ini dianggap penting, sebab sudah banyak agenda promosi yang harus dilakukan BPPD NTB tahun ini.

“Pada dasarnya, ini harus jalan. Karena kalau tidak jalan, ini sudah terprogram satu tahun tidak bisa tiba-tiba kita mandek hanya karena persoalan perbedaan pendapat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan konsultasi dan diskusi terlebih dahulu dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Sebab Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk berbagai program BPPD NTB ada pada Dispar NTB. Sehingga pihaknya akan terus berkomunikasi demi kelancaran promosi yang akan dilakukan oleh BPPD.

“Sebentar lagi ada Pahang Travel Fair, ada Bussan Travel Fair dan banyak lagi. Kita ingin memaksimalkan promosi kita agar pariwisata kita ini semakin maju. Kami pikir tidak ada gunanya berselisih pendapat, mari kita satukan suara untuk memajukan pariwisata kita ini,” ujarnya.

Ia yang terpilih sebagai ketua berdasarkan hasil voting tim penentu kebijakan BPPD NTB ini berharap semua pihak bisa mengikuti aturan yang sudah ada. Sehingga semua menjadi jelas dan sejumlah program BPPD bisa berjalan dengan lancar.

“Jangan sampai sejumlah program ini menjadi tertunda karena ketidakjelasan sikap diantara kita. Yang jelas kita tetap akan jalankan program-program BPPD, sembari menunggu undangan dari Pak Gubernur,” ujarnya. (lin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here