SMP Matangkan Persiapan UNBK Lewat Gladi Bersih

Siswa SMPN 19 Mataram saat mengikuti gladi bersih UNBK pada Senin, 2 Maret 2020.  (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Sekolah jenjang SMP/MTs mematangkan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) melalui gladi bersih UNBK yang dilaksanakan mulai hari Senin, 2 Maret 2020. Berbagai kendala lokal yang dihadapi sekolah saat gladi bersih dijadikan evaluasi mematangkan persiapan untuk UNBK.

Kepala SMPN 19 Mataram, Hj. Aminah, S.Ag., M.Pd., ditemui di ruang kerjanya, di sela-sela pelaksanaan gladi bersih UNBK hari pertama kemarin, mengatakan, pelaksanaan gladi bersih berjalan lancar. Sarana UNBK juga sudah lengkap, karena SMPN 19 Mataram sudah melaksanakan UNBK selama empat tahun terakhir. Bantuan sarana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah diperoleh sebanyak dua kali.

Iklan

Aminah mengatakan, siswa tidak canggung lagi mengerjakan soal UNBK karena di SMPN 19 Mataram memiliki mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sebanyak 181 siswa Kelas IX di SMPN 19 Mataram akan mengikuti UNBK di tahun ini. Sekitar 70 unit komputer sudah disiapkan sekolah untuk pelaksanaan UNBK, dengan menggunakan dua ruangan. “Karena sudah ada pelajaran TIK, mereka lebih mudah,” katanya.

Aminah juga berharap pelaksanaan UNBK utama nanti bisa berjalan dengan lancar. Diharapkan juga ada peningkatan nilai UNBK dari siswa dibandingkan tahun lalu. “Harapan kami siswa mendapatkan nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” harapnya.

Terpisah, Kepala SMPN 9 Mataram, Imam Purwanto, S.Pd.,pada Senin, 2 Maret 2020 menyampaikan, gladi bersih ini dijadikan ajang untuk uji teknis perangkat UNBK. termasuk melatih siswa menggunakan perangkat yang belum pernah digunakan. Awalnya SMPN 9 Mataram masih kekurangan sarana sebanyak 30 unit dari 90 unit yang seharusnya tersedia. Namun, pihaknya berusaha mencari pinjaman ke SMA dan SMK pada Sabtu, 29 Februari 2020, sehingga memperoleh pinjaman dari SMKN 3 Mataram.

“Hari Sabtu lalu, saya bergerilya seluruh kota, mendatangi beberapa sekolah SMA dan SMK, dan mendapatkan 25 pinjaman dari SMKN 3,” katanya.

Gladi bersih hari pertama di SMPN 9 Mataram berjalan dengan lancar, mulai dari sinkronisasi sampai dengan pelaksanaannya. Gladi bersih kali ini merupakan simulasi ke dua yang dilaksanakan SMPN 9 Mataram. Sebanyak 260 orang kelas IX akan mengikuti UNBK tahun ini. Pada simulasi pertama lalu, SMPN 9 Mataram terpaksa memakai satu komputer untuk dua siswa karena keterbatasan sarana. “Hari ini (kemarin) penuh, satu komputer klien untuk satu orang. Hari ke dua dan ke tiga saat uji coba tes AKM guru aman. Tinggal antisipasi kendala eksternal sekolah,” kata Imam.

Terpisah, Kepala SMPN 12 Mataram, Mustajib, M.Pd., mengatakan pelaksanaan gladi bersih di SMPN 12 Mataram berjalan lancar. Sebanyak 235 siswa kelas IX di SMPN 12 Mataram akan mengikuti gladi bersih dan UNBK nantinya. Pihaknya menyiapkan dua ruangan dan melaksanakannya dalam tiga sesi. Di samping itu, Mustajib menyampaikan guru-guru sudah didaftarkan untuk uji coba tes AKM.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin dihubungi pada Senin, 2 Maret 2020 mengatakan secara umum gladi bersih berjalan dengan baik, kendala yang terjadi berupa kendala lokal di sekolah dan bisa diselesaikan oleh pihak sekolah. “Untuk sementara masih bisa diselesaikan oleh sekolah dari beberapa sekolah yang kami pantau. Masalahnya masih seputar masalah lokal,” ujarnya.

Di jenjang SMP/MTs, gladi bersih akan dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2020 untuk ujian bahasa Inggris SMP/MTs dan paket B, hari Selasa, 3 Maret 2020 untuk ujian matematika dan asesmen kompetensi minimum SMP/MTs, dan Rabu, 4 Maret 2020 ujian asesmen kompetensi minimum untuk guru-guru SMP/MTs.  (ron)