SMKN 2 Gerung Produksi Massal ‘’Cold Storage’’

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah saat meninjau hasil produksi siswa SMKN 2 Gerung berupa cold storage belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengunjungi beberapa SMK di wilayah Lombok Barat (Lobar), salah satunya SMKN 2 Gerung. Dalam kunjungan orang nomor satu di NTB itu, jajaran OPD langsung diminta memesan produk berupa cold storage untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Kepala SMKN 2 Gerung H. Kameran mengatakan setelah melihat cold storage yang diproduksi oleh SMKN 2 Gerung, gubernur pun langsung meminta kepada jajaran OPD yang ada kaitan dengan pertanian, perikanan segera memesan alat ini.

Iklan

“Pak gubernur langsung meminta jajaran OPD terkait segera memesan alat cold storage ini untuk disumbangkan ke masyarakat terdampak Corona khususnya di pesisir pantai. Tindaklanjutnya Alhamdulillah Sabtu ini kita sudah mulai kerja, membuat cold storage yang dipesan oleh provinsi,” jelasnya, Rabu, 22 April 2020.

OPD dalam hal ini Bidang SMK pada Dinas Dikbud NTB menindaklanjuti dengan memesan cold storage sebanyak 10 unit. Tim, kata dia, sudah membahas rencana pembuatan Sabtu mendatang. Rencana produksi awal ini, 10 unit dari 20 unit yang diminta dipesan oleh gubernur. Lebih jauh terkait bahan baku pembuatan cold storage masih tersedia. Untuk produksi satu unit cold storage diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp 3 juta.

Tidak hanya itu, alat ini juga akan dibeli oleh Dinas Kelautan dan Perikanan untuk rencananya dibagikan kepada nelayan. Pihaknya sangat berterima kasih atas komitmen dan kunjungan gubernur. Sebab selama delapan tahun menjadi kepala sekolah tidak pernah dikunjungi oleh gubernur.

Menurutnya, adanya kebijakan gubernur yang menekankan penyerapan produk lokal dan penyiapan industri sangat bagus sebagai motivasi bagi SMK untuk menciptakan produk unggulan yang bisa diserap. Selain itu, sasaran pasar dari cold storage ini juga terbuka, karena banyak  masyarakat nelayan, petani sayur dan buah yang membutuhkan.

Ia menambahkan, tercetusnya ide membuat cold storage ini melalui diskusi dengan Dinas Dikbud NTB. Kebetulan saat itu, pihaknya tengah mempersiapkan siswa ikut lomba tingkat nasional maupun internasional dari empat mata lomba. Untuk mengikuti lomba ini, pihaknya berpikir apa yang diunggulkan oleh SMK dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Setelah melalui diskusi, akhirnya dipilihlah cold storage tersebut. Kenapa cold storage sebagai unggulan SMK, karena sesuai dengan wilayah setempat yang notabene adalah kawasan pesisir. Dengan cold storage ini tentu akan membantu warga untuk menyimpan ikan, sayur dan buah lebih lama dan dalam kondisi masih segar. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here