SMK Kesehatan Karya Adi Husada Gelar Wisuda Angkatan ke-VIII

Kepala SMK Kesehatan Karya Adi Husada, H. M. Supnawadi Yusuf Akbar, memindahkan tali toga sebagai tanda diwisudanya lulusan SMK Kesehatan Karya Adi Husada, didampingi Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Aidy Furqan (kedua dari kiri).(Suara NTB/ron)

Giri Menang (Suara NTB) – SMK Kesehatan Karya Adi Husada menggelar Acara Kesyukuran Penamatan dan Wisuda Angkatan ke-VIII untuk kompetensi keperawatan, pada Senin, 27 Juli 2020 di Hotel Aruna Sengigi, Kabupaten Lombok Barat. SMK Kesehatan Karya Adi Husada meluluskan dan mewisuda 59 siswa.

Acara itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., orang tua/wali siswa, para siswa yang diwisuda, tamu undangan, dan jajaran SMK Kesehatan Karya Adi Husada.

Iklan

Kepala SMK Kesehatan Karya Adi Husada, H. M. Supnawadi Yusuf Akbar, SKM., MMKES., dalam sambutannya menyampaikan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kegiatan wisuda tersebut. Ia juga menyampaikan riwayat yang memotivasi orang tua untuk tidak ragu menyekolahkan anaknya ke jenjang lebih tinggi.

“Pada hari ini anak-anak kita telah berhasil menyelesaikan tiga tahun pendidikan. Anak-anak kita dengan berbagai cobaan hantaman badai, berhasil menyelesaikan pendidikan. Ini adalah pendidikan dasar ada pendidikan lebih tinggi lagi, yang bisa diikuti oleh anak-anak,” ujarnya.

Menurut Supnawadi, SMK Kesehatan Karya Adi Husada sudah bekerja sama dengan PT MHome Care Indonesia. Bagi lulusan yang ingin langsung bekerja, bisa langsung bekerja di tempat tersebut. SMK Kesehatan Karya Adi Husada sendiri sudah terakreditasi A. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang sudah mempercayakan pendidikan anaknya di SMK Kesehatan Karya Adi Husada.

Supnawadi menekankan, pembelajaran di SMK Kesehatan Karya Adi Husada tidak hanya terkait kesehatan, tapi juga pembelajaran mengenai adab atau akhlak. “Di mana pun tempat kalian, adab yang diutamakan, pasti selamat,” ujarnya.

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, siswa yang diwisuda menapaki satu fase kehidupannya. Menurutnya, sebuah perjalanan dan tantangan di saat ini perlu ikhtiar dan kerja maksimal. “Untuk adik-adik, perlu membangun sifat kreatif, tifak cepat puas, sifat untuk bisa mendapatkan kompetensi lebih,” katanya.

Aidy juga mendorong agar orang tua siswa mau menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menekankan, saat ini era milenial, penuh dengan tantangan. Dibutuhkan sikap kritis, keberanian untuk berkompetisi dan bersaing.

“Dibutuhkan hard skill dan soft skill. Memiliki ilmu, tapi jangan lupa nurani. Jika hari ini dan ke depan dibantu oleh orang tua, dan belum membanggakan, saya pesan jangan sakiti hati mereka,” katanya.

Acara itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, menyanyikan mars dan hymne SMK Kesehatan Karya Adi Husada, kemudian persembahan tari selamat datang dari siswa SMK Kesehatan Karya Adi Husada. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Ustadz Abdurrohman, yang merupakan juara satu Qori’ Internasional di Iran tahun 2006. Pembacaan doa dipimpin Ustadz Ahyarudin, QH, S.SY.

Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemindahan tali toga. Dilanjutkan dengan pemberian piagam untuk tiga wisudawan terbaik yang dilakukan oleh Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Aidy Furqan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Motivasi pendidikan disampaikan Ustadzah Dr. Nurlaila Hasyim, MA. Pesan dan kesan dari wisudawan disampaikan Quratul Aini. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu hymne guru dan terima kasihku, serta persembahan tari. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here