SMAN 5 Mataram Siapkan Asesmen Nasional

Suasana sosialisasi asesmen nasional di SMAN 5 Mataram, pada pekan lalu. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) -SMAN 5 Mataram mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Sosialisasi kepada siswa telah dilaksanakan pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Kepala SMAN 5 Mataram, Siti Nurhani mengatakan, SMAN 5 Mataram mengadakan sosialisasi Asesmen Nasional dalam rangka persiapan dan pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Sosialisasi diikuti Kepala Sekolah, tim Waka Kurikulum, Tim IT, dan 29 Siswa SMAN 5 Mataram yang menjadi sampel. Sosialisasi itu dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMAN 5 Mataram. “Asesmen Nasional adalah pengganti dari ujian nasional (UN),” kata Siti Nurhani.

Iklan

Kebijakan ini, kata Nurhani telah berubah, dulu di akhir tahun dikenal dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sekarang berubah menjadi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Perbedaannya, ujarnya, kalau UNBK itu masih semi daring, sedangkan ANBK sudah daring secara penuh.

Waka Kurikulum SMAN 5 Mataram, Mussani menjelaskan asesmen nasional tahun 2021 adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang sekolah dasar dan menengah. AN terdiri dari tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Asesmen Nasional bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang dilaksanakan dengan melihat kemampuan siswa serta untuk meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan. “Dengan tujuan seberapa besar siswa/siswi menguasaibidang akademik sebelumnya,” imbuhnya.

Sekretaris Panitia Wilayah Asesmen Nasional tahun 2021 Dinas Dikbud Provinsi NTB, Purni Susanto mengatakan, pihaknya berharap agar guru, siswa, dan orang tua atau wali tidak disibukkan dengan persiapan khusus menghadapi AN tahun 2021. “AN ini tidak membutuhkan bimbel khusus untuk membedah soal-soal latihan. Hasil dari AN ini juga tidak berbentuk laporan individu seperti SKHUN saat ujian nasional pada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dalam situasi pandemi ini, pelaksanaan AN hanya dilaksanakan di daerah-daerah yang membolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. AN dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan September –Oktober 2021 ini. Sedangkan, bagi daerah yang belum memungkinkan PTM terbatas, dapat mengikuti AN susulan yang rencananya dilaksanakan sekitar Februari-April 2022 yang akan datang.

Saat ini simulasi asesmen nasional tengah berjalan, simulasi dijadwalkan pada 23 sampai dengan 26 Agustus 2021 untuk gelombang satu. Dilanjutkan tanggal 30 Agustus sampai dengan 2 September 2021 untuk gelombang dua.

Komponen asesmen nasional terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Untuk AKM terdiri dari literasi dan numerasi. Survei karakter terdiri dari enam sub topik yang akan disurvei. Diharapkan dari hasil survei karakter akan keluar sebuah paradigma profil pelajar yang disebut profil pelajar Pancasila. Sementara, survei lingkungan belajar, berupa survei kondisi belajar, metode belajar, dan lainnya.

Terkait asesmen nasional, semua sekolah wajib ikut, baik sekolah negeri maupun swasta. Sementara yang akan dipilih acak yaitu siswa sebagai peserta asesmen, bila sekolah memiliki jumlah siswa kelas XI lebih dari 45 orang. Namun, bila suatu sekolah jumlah siswanya 45 orang atau kurang dari 45 orang, maka semua siswa akan diikutkan dalam asesmen nasional. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional