SMAN 4 Mataram Perkuat Kemampuan Literasi Siswa

Suasana workshop penulisan berita di SMAN 4 Mataram. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – SMAN 4 Mataram terus memperkuat kemampuan literasi siswa. Sebanyak 50 siswa yang dipilih sebagai duta literasi mengikuti berbagai lokakarya atau workshop literasi. Selain itu, SMAN 4 Mataram akan membuat produk berupa mading dan majalah sekolah yang menampung tulisan siswa.

Kepala SMAN 4 Mataram, Jauhari Khalid mengatakan, ada dua workshop penulisan berita dan workshop karya ilmiah yang dilaksanakan pada Senin, 30 Agustus 2021. Peserta terdiri dari 50 orang yang diambil dari perwakilan kelas yang disebut duta literasi kelas. Setiap kelas diambil dua orang siswa sebagai duta literasi. “Harapannya nanti anak-anak itu mempunyai kompetensi di bidang penulisan karya, apakah itu sastra maupun nonsastra,” ujarnya.

Iklan

Sebelumnya juga telah dilaksanakan workshop penulisan puisi. Khusus untuk workshop penulisan puisi, nantinya siswa akan membuat buku antologi puisi bersama yang memiliki ISBN. “Nanti akan segera terbit antologi puisi siswa SMAN 4 Mataram,” kata Khalid.

Pihaknya memang sengaja fokus membina 50 orang yang terpilih sebagai duta literasi itu. Nantinya mereka yang akan menularkan ke teman-temannya di kelas. “Kebetulan 25 kelas jumlah rombel keseluruhan di SMAN 4 Mataram. Kami ambil dua orang setiap kelas.  Dari awal sudah ditentukan duta literasi, kita berikan mereka kompetensi penulisan ini,” kata Khalid.

Dengan begitu nantinya siswa terbiasa menulis. Kemampuan siswa itu juga akan disalurkan melalui beberapa media, antara lain mading yang ada di masing-masing kelas. Kemudian anntinya pihaknya juga akan menerbitkan majalah sekolah. Siswa yang telah mengikuti berbagai pelatihan ini yang akan mengisi majalah sekolah tersebut. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Kantor Bahasa NTB.

“Kita minta nanti tidak sebatas di workshop ini, kami akan terus dibimbing oleh Kantor Bahasa sampai bisa menerbitkan majalah sekolah, dari koten penulisan dan tata letak standar. Sudah ada kesiapan dari kantor bahasa, akan membantuk kita bahkan bersedia jadi editornya untuk majalah sekolah. Rencana akan diterbitkan Oktober saat bulan bahasa,” ujarnya.

Berbagai upaya tersebut, kata Khalid, sebagai upaya mewujudkan SMAN 4 Mataram sebagai sekolah literasi. “Tidak hanya moto saja, tetapi punya produk literasi. Di samping itu juga kita mau membiasakan anak untuk menulis,” ujarnya. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional