SMAN 1 Gangga Raih Juara Film Dokumenter Mabes Polri

Kasek SMAN 1 Gangga pose bersama tim kreatif SMAN 1 Gangga pemenang lomba video dokumenter Mabes Polri. (Suara NTB/ari)

Tanjung (Suara NTB) – Prestasi non akademik siswa SMAN 1 Gangga patut diacungi jempol. Dalam setahun terakhir, bakat dan minat dalam berbagai bidang muncul ke permukaan.

Misalnya saja, bidang seni teater monolog. Di mana Septian Paradesa, berhasil mewakili NTB dan masuk nominasi 10 besar pada Lomba teater tingkat nasional,  September 2019 lalu.

Iklan

Bidang vokal, solo gitar, cipta puisi tingkat kabupaten seluruhnya diraih SMAN 1 Gangga. Sedangkan seni tari dan baca puisi, sekolah memperoleh juara III.

Tidak sampai di sana, prestasi non akademik yang menonjol lain adalah keberhasilan tim kreatif siswa SMAN 1 Gangga dalam menciptakan video dokumenter. Pada video berdurasi 3 menit, siswa SMAN 1 Gangga berhasil menjadi juara I pada Lomba yang diadakan Mabes Polri dalam menangkal hoaks.

“Maafkan Aku Aira” adalah sebuah karya jurnalistik video tim kreatif. Video itu dibuat dan diperankan langsung beberapa siswa. Antara lain, Afina Rosmalia (skenario cerita), Sultan Panji Negara (kameramen), Beny Suprayogi (aktor), Aditya Herman (sutradara) serta beberapa tim pendamping lain.

“Maafkan Aku Aira” menceritakan seorang siswa (Beny) yang menyukai Aira (Nabila Fitriani) – seorang gadis introvert (pendiam). Lantaran ditolak Aira, Beny lantas menyebarkan informasi hoaks tentang Aira. Informasi itu berkembang luas di sekolah, dan membuat Aira semakin tertekan dan gila.

Hoaks yang berkembang luas itu lantas masuk ranah kepolisian. Ending kisahnya, Beny pun diperiksa polisi dan akhirnya terjerat UU ITE. “Kami ingin memberi pesan bahwa hoax itu berbahaya bagi pelajar,” ujar tim krearif, Afina Rosmalia, Jumat, 28 Februari 2020.

Dengan mengambil alur maju mundur dan menampilkan scene di sekolah dan kantor Polsek Gangga, siapa sangka video itu berhasil membuat tim juri Polri terpukau. Hasilnya, karya siswa SMAN 1 Gangga ini pun mendapat apresiasi setimpal. Dalam pengumuman pemenang lomba Mabes Polri di Bandung, tim kreatif video dokumenter dinyatakan menang.

“Alhamdulillah, hadiahnya berupa uang pembinaan, jalan-jalan, trofi dan sertifikat. Kalau ada lomba semacam itu, kami akan coba,” pungkas dara yang bercita-cita menjadi penulis skenario ini. (ari)