SKK Migas Survei Potensi Cadangan Minyak di Sumbawa

Ilustrasi tambang minyak bumi. (Gambar oleh C Morrison dari Pixabay)

Mataram (Suara NTB) – Selain menyimpan potensi tambang emas dan tembaga, Pulau Sumbawa juga diperkirakan menyimpan potensi cadangan minyak bumi di perairan utara. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB mengatakan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih melakukan survei awal untuk melihat potensi cadangan minyak di perairan utara Pulau Sumbawa tersebut.

“Masih tahap pendahuluan, survei pendahuluan,  pendataan secara fisika. Itu berada di atas 12 mil. Tapi ini masih peninjauan umum, survei awal. Kalau nanti sudah detail, baru ada bloknya,” kata Kepala Bidang Energi Dinas ESDM NTB, Yuliadi Ismono dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Iklan

Yuliadi mengatakan survei awal membutuhkan waktu yang cukup lama untuk masuk ke tahap penyelidikan. Ia mengatakan paling cepat survei dan penyelidikan dilakukan selama lima tahun baru diketahui potensi dan kemudian dibuat bloknya.

Jika sudah ada bloknya, kemudian dilelang untuk dilakukan eksplorasi. “Kalau dari hasil eksplorasi menguntungkan, maka baru diproduksi. Kalau belum menguntungkan, datanya disimpan dulu,” katanya.

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (BPH) Migas pernah mengatakan ada dua lokasi yang ditawarkan oleh pemerintah untuk dieksplorasi. Lokasi pertama North East I seluas 3.979 kilometer persegi. Jarak lokasinya sekitar 78 kilometer utara Pulau Moyo di Kabupaten Sumbawa.

Lokasi lain yang juga ditawarkan untuk dieksplorasi adalah East Java Lombok Basin seluas 4.020 kilomter persegi berjarak 11,9 miles dari pulau Lombok yang disebut sebagai wilayah kerja Lombok. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional