SKD CPNS Lotim Berakhir, 3.734 Peserta Penuhi ‘’Passing Grade’’ Belum Aman

Sejumlah pelamar CPNS Lotim pada tes di hari terakhir melihat hasil SKD di layar live score, Selasa, 25 Februari 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemkab Lotim berakhir, Selasa, 25 Februari 2020. Dari 11.103 peserta, tercatat sebanyak 3.734 peserta yang lulus passing grade, sementara 6.791 terpental.

Demikian disampaikan Kepala BKPSDM Lotim, H. Moh. Isa, SAP, melalui Kepala Bidang Data dan Formasi, Lalu Agus Satriawan, sore kemarin.

Iklan

Agus menyebutkan, dari 11.103 peserta yang mengikuti tes sebanyak 10.525 peserta dan tidak hadir 578 peserta atau persentase kehadiran sebesar 94 persen. Maka dari itu, dari jumlah passing grade 3.734 peserta ini, nantinya akan dilakukan perankingan untuk dengan masing-masing memilih tiga besar untuk satu formasi. “Sisanya meskipun lulus passing grade, ikut seleksi lagi tahun depan,”katanya.

Untuk proses seleksi sendiri, BKPSDM Lotim masih menunggu informasi dan kebijakan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), karena posisi BKN juga menunggu proses seleksi yang belum tuntas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kita tunggu informasi dulu untuk kita melakukan perankingan tiga besar,”jelasnya.

Dalam pelaksanaan seleksi SKD CPNS ini, formasi yang dibuka rata-rata terpenuhi kecuali Formasi Arsiparis, Teknisi Elektromedis yang sama sekali tidak ada pelamarnya. Sementara untuk dokter gigi dari sembilan yang dibutuhkan, jumlah pelamar hanya dua orang. “Rata-rata pelamar memenuhi passing grade. Kecuali Arsiparis, teknisi elektromedis dan dokter gigi,”terangnya.

Adapun penerimaan formasi CPNS di Kabupaten Lotim tahun anggaran 2019 sebanyak 482 formasi. Dari 482 formasi ini didominasi oleh tenaga guru sebanyak 273 formasi, tenaga kesehatan 152 formasi dan sisanya 57 formasi tenaga tekhnis. Dimana untuk tahun ini Kabupaten Lotim hanya membuka untuk formasi umum dan tidak ada formasi khusus dengan usia maksimal 35 tahun. (yon)