SKD CPNS di Dompu, 655 Orang Penuhi Standar Nilai

Mobil ambulans disiagakan bersama tenaga medisnya di depan ruang tes SKD di gedung SMKN 1 Dompu. Tidak hanya menangani peserta, tapi juga melayani pemeriksaan terhadap panitia yang mendampingi proses seleksi.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkup pemerintah Kabupaten Dompu hingga hari ketujuh sudah diikuti oleh 4.800 orang peserta. Sebanyak 147 orang diantaranya tidak hadir hingga sesi ke 31 dan 655 orang dinyatakan memenuhi standar nilai atau passing grade yang ditetapkan dengan nilai tertinggi 416.

Kepala BKDPSDM Kabupaten Dompu, Ir. Ruslan kepada Suara NTB di sela mengawasi pelaksanaan tes CPNS di gedung SMKN 1 Dompu, Rabu, 5 Februari 2020 mengungkapkan, cukup banyak peserta tes CPNS tahun 2020 ini yang memenuhi passing grade yang ditetapkan pemerintah.

Iklan

Hingga sesi 31, sudah 655 orang peserta yang memenuhi passing grade dengan nilai tertinggi 416. Banyaknya peserta yang memenuhi passing grade kemungkinan persiapan para peserta lebih baik dan memiliki pengalaman dari pelaksanaan tes CPNS tahun 2018 lalu.

“Banyak yang memenuhi passing grade, mungkin karena punya pengalaman ikut tes seblumnya, atau karena sudah banyak belajar dan sering ikut try out dari contoh soal – soal tes CPNS,” kata Ruslan.

Ruslan berharap, peserta yang memenuhi passing grade ini menyebar sesuai formasi yang diminta dan tidak menumpuk pada satu dua formasi. Sehingga formasi yang ada tidak kehilangan akibat tidak ada pelamar yang memenuhi passing grade. Karena ketentuannya, mereka yang akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya yaitu seleksi kompetensi bidang (SKB) diambil dari mereka yang memenuhi passing grade pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ketika pada formasi tersebut pelamarnya banyak yang memenuhi passing grade, maka akan diurut dengan kelipatan tiga dari total formasi. “Yang memenuhi passing grade akan tetap menjadi prioritas,” terangnya.

Ruslan pun mengakui, besarnya harapan pelamar untuk bisa lolos menjadi CPNS di lingkup Kabupaten Dompu membuat beberapa diantara pelamar yang tidak memenuhi passing grade shock ketika keluar ruangan tes. Kemungkinan mereka kecewa ketika mengetahui hasil SKD yang tidak memenuhi passing grade, apalagi saat tesnya tegang.

“Ada dua orang peserta yang pingsan saat keluar ruangan (tes). Ambulans nya stand by, langsung ditangani tenaga kesehatan. Karena itu sesuai protapnya,” ungkap Ruslan.

Selain peserta yang pingsan, Ruslan mengaku, sempat terjadi listryk padam. Tapi itu tidak berlangsung lama dan langsung ditangani petugas PLN dengan tenaga diesel yang disediakan. Untuk gangguan jaringan tidak sampai terjadi, kecuali di hari pertama pelaksanaan tes SKD yang sempat molor hingga tiga jam akibat gangguan peladen (server).

Sebagaimana diketahui, passing grade pelaksanaan SKD tes CPNS tahun 2020 yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK) standarnya 65, tes intelegensi umum (TIU) standarnya 80, dan tes kepribadian (TKP) standarnya 126. (ula)