SKD CPNS dan PPPK Kota Bima, Tak Kantongi Surat Bebas Covid-19, Peserta Langsung Gugur

Muzzammil. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima, mengingatkan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan PPPK non guru tahun 2021, untuk tidak sekedar melengkapi berkas administrasi kependudukan berupa KTP El. Masing-masing wajib mengantongi keterangan bebas Covid-19 sesuai hasil Rapid Antigen, termasuk surat deklarasi sehat. Bagi mereka yang tidak membekali persyaratan tersebut sewaktu pelaksanaan ujian dipastikan langsung gugur.

“Itu sudah jadi syarat wajib secara nasional,” tegas Kabid Pengadaan, Mutasi, Data dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Bima, Muzzammil, SE., kepada wartawan di kantornya.

Iklan

Ia mengatakan, berbeda halnya dengan peserta SKD yang kendapatan mengidap Covid-19. Data mereka akan dikirim ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk penentuan, terkait jadwal pelaksanaan ujian.

Dalam proses seleksi ini, daerah hanya bertugas menyiapkan sarana prasarana, memastikan keamanan perangkat ujian serta komponen penunjang lain. “Begitu juga pengawas seleksi, langsung dari BKN Regional X Denpasar,” ujarnya.

Disinggung waktu pelaksanaan SKD, Muzzammil mengaku, belum bisa memastikan. Hal itu karena masih banyak persoalan yang perlu dikoordinasi dengan pimpinan daerah, termasuk tim gugus tugas Covid-19. Salah satunya masalah juknis penerapan prokes saat ujian berlangsung.

Sementara untuk lokasi telah ditetapkan sesuai rencana awal, yakni SMPN 1 Kota Bima. Lokasi ini dipilih karena sarana prasarana ujian sangat memadai. “Di sana memenuhi standar sesuai yang telah ditentukan oleh BKN,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional