SKB CPNS KSB Mulai 3 September

Penampakan ruang gedung CAT yang disiapkan BKPSDM KSB untuk kegiatan tes SKB dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Panselnas telah merilis jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Penerimaan CPNS Formasi 2019. Untuk di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) seleksi tahap dua itu akan dilaksanakan mulai tanggal 3 September mendatang.

“Kita sudah terima jadwal dari Panselnas. Kita dijadwalkan melaksanakan SKB mulai tanggal 3 bulan depan,” jelas kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, H. Abdul Malik Nurdin kepada Suara NTB, Selasa, 18 Agustus 2020.

Iklan

Kegiatan SKB CPNS KSB akan dilaksanakan dalam 2 hari. Berdasarkan jadwal yang telah disusun BKPSDM KSB, selama 2 hari itu tes akan dilangsungkan dalam 5 sesi ujian. Pada hari pertama sebanyak 3 sesi dan 2 sesi berikutnya pada tanggal 4 September. “Kegiatan SKB ini akan diikuti sebanyak 285 peserta. Tapi yang ikut tes di sini (KSB) 273 orang karena 12 lainnya pilih tes di luar daerah,” papar H. Malik.

Untuk pelaksanaan SKB itu sendiri, BKPSDM KSB sudah sejak jauh hari telah menyiapkannya. Diuraikan H. Malik berbagai persiapan baik teknis maupun non teknis terutama terkait penerapan protokol pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) selama kegiatan SKB sudah 100 persen. “Kita sudah benar-benar siap melaksanakan SKB,” klaimnya.

Khusus untuk penerapan protokol pencegahan Covid-19, Suara NTB mencoba meninjau gedung Computer Asissted Test (CAT) milik Pemda KSB. Gedung inilah yang dijadikan BKPSDM untuk melaksanakan seleksi nantinya.

Di dalam gedung itu, BKPSDM KSB memang dapat dibilang benar-benar telah menyiapkan segala sesuatunya. Contohnya saja penerapan pembatasan fisik (phisical distancing). Dalam ruang CAT tersebut posisi komputer yang akan digunakan peserta nantinya sudah ditempatkan berjarak. Caranya setengah dari jumlah komputer yang tersedia tidak digunakan.

Selain itu, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta yang menunjukkan gejala suhu tubuhnya tinggi, disiapkan ruangan khusus agar mereka tetap dapat menjalani tes. Adapun ruangan yang dibuat khusus itu sebelumnya merupakan bilik pemantau kegiatan ujian pada saat kondisi normal.

Disampaikan H. Malik, ruang CAT tempat peserta melaksanakan tes SKB sebisa mungkin didesain pihaknya agar memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kapasitas ruangan kita kurangi 50 persen. Jadi ada 100 unit komputer di dalam sana dan hanya kita gunakan 50 unit saja,” urainya. (bug)