Siswi SMP Diduga Disetubuhi Tiga Pemuda

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Malang menimpa PA (15) siswi salah satu SMP di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Gadis belia ini diduga digilir tiga pemuda di desanya, yakni AR, RZ dan WN pada Jumat, 17 Agustus lalu sekitar pukul 22.00 Wita. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek setempat, dan polisi sudah mengamankan ketiga terduga pelaku.

Kapolsek Plampang, Iptu Sarjan yang dikonfirmasi via telepon Senin (21/8) membenarkan adanya kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur tersebut. Sebelum kejadian, korban dijemput oleh ketiga terduga pelaku dan dibawa ke sebuah rumah yang berada di Kebun Peliuk Ai Santong Desa Prode 2.

Iklan

Korban dibonceng oleh AR yang merupakan tetangganya sendiri. Sementara, RZ dan WN yang diketahui tuna netra berboncengan menggunakan kendaraan lain. Di rumah tersebut para terduga pelaku memaksa korban berhubungan badan.

Dalam menjalankan aksinya bejatnya, terduga pelaku menggilir korban. Awalnya AR yang mendapat giliran pertama dan RZ menunggu giliran. Sementara WN diminta untuk berjaga di pintu rumah. Meski korban terus berontak, namun ia tidak mampu menghalangi niat para terduga pelaku untuk menyetubuhinya.

Setelah AR meyelesaikan aksinya, giliran RZ mengambil bagian. Namun korban yang terus berontak berhasil melarikan diri setelah digilir oleh AR dan RZ. Sementara WN tidak mendapat bagian, karena korban langsung menabraknya dan menggigit tangannya.

Korban pun kabur dan pulang ke rumahnya seorang diri. Peristiwa yang dialaminya kemudian diceritakannya kepada orang tuanya. Ayah korban yang tidak terima langsung melaporkan kejadian tersebut.

“Ayah korban langsung melapor kepada kami peristiwa yang dialami anaknya,” ujar Kapolsek.

Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya sudah mengamankan ketiga terduga pelaku di Polsek. Selain memeriksa ketiga terduga pelaku, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari korban dan sejumlah saksi. Saat ini ketiga orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional