Siswi MAN Insan Cendekia Lotim Juara Internasional Jurnal Karya Ilmiah

Siswi dari MAN IC terus menoreh prestasi dengan diraihnya medali perak pada ajang internasional yang bertajuk WICE 2020.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Penelitian Sains dan Teknologi sebagai program unggulan yang dikembangkan  di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Lombok Timur (Lotim) bukan sebatas slogan semata. Pasalnya, para siswi dari MAN IC terus menoreh prestasi dengan diraihnya medali perak pada ajang internasional yang bertajuk World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2020.

Keberhasilan yang diraih ini tidak terlepas dari komitmen dan semangat yang ditumbuhkan dan terus digelorakan kepada jiwa peserta didik untuk melakukan kajian dan penelitian. WICE yang diselenggarakan oleh Asosiasi Peneliti Muda Indonesia  (APMI) dan Indonesia Scientific  Society (ISS) bekerja sama dengan Universitas SEGI Subang Jaya  Malaysia.

Iklan

Prestasi  Medali Perak katagori life yang diraih oleh tim MAN IC Lotim atas nama, Fierda Azizy Santoso, Baiq Nurul Amalia Ramdani dan Adinda Emilia Sajida diperoleh  melalui Presentasi Jurnal Karya Ilmiahnya yang dilakukan secara virtual (online) pada tanggal 13 September 2020. Selain meraih medali perak, tiga srikandi tim MAN IC Lotim juga mendapat penghargaan Science Special Awards dari Universitas SEGI Subang Jaya, Malaysia.

Tim ini masuk untuk mengikuti Lomba Jurnal Karya Ilmiah tingkat imternasional setelah meraih medali perak atau Jua dengan karya “Pemanfaatan Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu dan Rumput Laut sebagai Bahan Edible Coating terhadap Kulit Buah Tomat” dalam ajang lomba jurnal karya ilmiah nasional yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association  (IYSA) pada bulan Februari 2020.

Demikian juga jurnal karya ilmiah yang diiajukan di tingkat nasional tersebut. Tim mengambil dari hasil uji coba penelitiannya yang berjudul “Pemanfaatan Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu dan Rumput Laut sebagai bahan Edible Coating terhadap kulit buah tomat yang diikutkan dalam lomba karya ilmiah yang diselenggarakan oleh UPI Bandung pada akhir tahun 2019 dan meraih juara harapan 1.

“Kami melakukan uji coba kembali hasil penelitian  sebelumnya saat lomba internasional. Kami menggunakan 4 orang responden untuk uji coba kembali jelas,”Fierda selaku Ketua Tim Lomba, Selasa, 29 September 2020.

Sementara, Baiq Nurul menambahkan alasan timnya melakukan uji coba  penelitian tomat sebagai bentuk keprihatinan melihat tomat yang busuk bila musim panen melimpah.

 Dinda menambahkan, hasil uji coba untuk pengawetan tomat sampai 5 hari dilakukan dengan memanfaatkan rumput laut yang diolah  dengan campuran kulit ubi jalar ungu.

Di sisi lain, guru pembimbing tim, Eka Wahyuningsih  mengemukakan bahan baku penelitian anak-anak sangat banyak, mudah dan murah yang merupakan potensi alam daerah Lombok. Misalnya rumput laut sebagai bahan baku dibeli di pantai selatan satu keros harganya hanya Rp15 ribu. “Kasihan potensi alam yang sangat melimpah ini sebaiknya dimaksimalkan pemanfaatannya,” harapnya.

Kepala MAN IC Lombok Timur (Lotim),  H. Aozar Zawad, sangat berharap agar prestasi tim ini terus menjadi inspirasi untuk memacu semangat bagi adik kelasnya untuk berprestasi lebih hebat lagi. Menariknya tim ini, 4 kali  mereka  meraih prestasi dari objek kajian yang sama.

Pertama juara harapan  1 Lomba Karya Ilmiah di UPI, Juara 2 lomba Jurnal Karya Ilmiah, Juara 1 Lomba Video Pendek dalam rangka 17 Agustus 2020 tentang memori menarik saat penelitian, dan yang ke empat juara 2 Internasional lomba Jurnal Karya Ilmiah.

Di samping itu, beberapa siswa yang tergabung dalam sebuah tim sudah mengirimkan karya ilmiahnya dalam lomba karya ilmiah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional dan Lomba karya ilmiah yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) RI. (yon)