Siswa SMAN 3 Mataram Diedukasi Keselamatan Berkendara

Edukasi kesemalatan berkendara pada Siswa SMAN3 Mataram oleh Tim Safety Riding Main Dealer Astra Motor NTB. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Kecelakaan lalu lintas adalah musibah yang paling sering terjadi di jalan raya. Kebanyakan korban kecelakaan ini pengendara sepeda motor. Maklum saja, jumlah pengendara sepeda motor di Indonesia sangat mendominasi.

Ironisnya, kebanyakan pengendara sepeda motor adalah remaja usia sekolah yang biasanya belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk berkendara di jalan raya. Bahkan, bisa jadi mereka juga belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Tak jarang dijumpai, banyak sekali remaja yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Iklan

Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, Tim Safety Riding Main Dealer Astra Motor NTB terus berbagi ilmu soal cara berkendara yang aman. Salah satunya dengan cara sosialisasi safety riding setiap bulannya ke berbagai sekolah. Kali ini, kegiatan safety riding for senior high school yang menjadi sasaran tim dari Astra Motor NTB adalah SMAN 3 Mataram, Selasa, 25 Februari 2020.

Sugian selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor NTB mengatakan safety riding adalah kegiatan aman dan nyaman saat berkendara untuk pengendara dan pengguna jalan lain. Seorang pengendara harus memperhatikan keamanan diri sendiri saat berkendara dan juga kenyamanan pengguna jalan lain. Meskipun masih di bawah umur, seorang pengendara harus tetap memperhatikan keamanan saat berkendara.

Seseorang sudah aman saat berkendara bisa dilihat dari kelengkapan atribut yang dipakai, kondisi fisik dan mental orang tersebut, dan juga kondisi kendaraannya. Kelengkapan atribut pengendara yaitu helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan juga sepatu. kondisi fisik dan mental seseorang adalah kondisi sadar tidak terpengaruh obat obatan yang bisa menyebabkan kantuk saat berkendara.

Selain itu, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah kondisi kendaraannya harus sesuai dengan standar yang ada. Misalnya, kaca spion harus ada dua, rem sepeda motor harus berfungsi semuanya, dan juga kendaraan tidak di modifikasi yang menyebabkan beberapa onderdil tidak berfungsi lagi.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar tercipta kesadaran kepada siswa/siswi bahwa pentingnya keselamatan pada saat berkendara dan agar mengerti pentingnya safety riding. Di akhir acara, tim safety riding main dealer HSO Mataram memberikan kesempatan kepada beberapa siswa untuk menyampaikan inti materi safety riding. Dan siswa yang mampu menyampaikan materi dengan baik dan benar akan diberikan hadiah dari Astra Honda NTB berupa helm, kaos dan lain-lain.(bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here