Siswa Kurang Mampu MTsN 2 Loteng Dibantu Kacamata Gratis

Suasana pengecekan kondisi kesehatan mata para siswa di MTsN 2 Loteng, Selasa, 1 Desember 2020. (Suara NTB/dys)

Praya (Suara NTB) – Puluhan siswa MTsN 2 Lombok Tengah (Loteng) melakukan pengecekan kondisi kesehatan mata secara gratis, Selasa, 1 Desember 2020 . Pengecekan dilakukan sebagai syarat untuk mendapatkan kacamata gratis yang diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang menjadi lembaga mitra keuangan yang banyak berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan.

Pemberian kaca mata gratis bagi siswa tidak mampu ini merupakan program rutin dan menyasar beberapa madrasah di Loteng. Pelaksanaannya dengan melibatkan Usaha Kesehatan Madrasah (UKM) dan salah satu optik yang menjadi mitra.

Wakil Kepala Bagian Kesiswaan MTsN 2 Loteng, Muhammad Saman menyatakan, pengecekan mata ini menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan kaca mata gratis. Pengecekan kesehatan mata ini merupakan bagian dari syarat penting yang harus dilalui oleh setiap santri yang nantinya akan mendapatkan kaca mata gratis.

Di samping kriteria lainnya adalah bahwa santri tersebut harus berprestasi dan tidak mampu secara ekonomi untuk membeli kaca mata. Ia juga menambahkan, santri yang akan mendapatkan bantuan ini terbuka untuk semua siswa-siswi MTsN 2 Loteng dari kelas tujuh delapan dan kelas sembilan.

Kepala MTsN 2 Lombok Tengah, Masdiono, M.Pd., mengungkapkan, kerjasama madrasah dengan pihak perbankan serta Kemenag Loteng, khususnya dengan madrasah-madrasah negeri maupun swasta selama ini terjalin baik.

“Selama ini madrasah-madrasah di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah dengan Bank Rakyat Indonesia, baik Cabang Praya maupun BRI Cabang Pembantu di masing-masing kecamatan, sudah menjalin kerjasama yang baik dalam beberapa bidang,” ungkapnya.

Kerjasama di antaranya dalam penyaluran atau penggajian guru PNS serta bantuan untuk guru non PNS. Seperti halnya guru dan staf di lingkup MTsN 2 Loteng. Terkait bantuan kaca mata untuk santri madrasah, Ia mengungkapkan, program ini sangat mulia dan semoga terus dipertahankan dengan harapan jumlah penerimanya lebih banyak.

Sementara itu Kepala Tata Usaha MTSN 2 Lombok Tengah, Muhayat Efendi, MM., mengkonfirmasi dari 30 santri yang sudah diperiksa kesehatan matanya, baru 7 orang yang memenuhi kriteria layak untuk diberikan kaca mata, selebihnya santri-santri tersebut kesehatan matanya masih bagus dan normal.

“Dari 30 santri yang sudah diseleksi sesuai syarat yang diberikan BRI, hanya 7 orang yang layak mendapatkan bantuan kaca mata, selebihnya santri-santri tersebut dalam posisi kesehatan matanya masih sangat normal. Artinya kuota untuk mendapatkan kaca mata itu masih sangat minim. Insya Allah besok akan diseleksi lagi untuk siswa yang belum dapat giliran,” kata Muhayat. (dys)