Sinyal Seluler Hilang di Lokasi Banjir Bima, Ini Pernyataan Pihak Telkomsel

Mataram (suarantb.com) – Masyarakat korban banjir Bima, harus berhadapan dengan situasi sulit. Sejumlah fasilitas yang biasanya berfungsi di saat normal terpaksa harus dimatikan demi keamanan dan keberlanjutan layanan. Listrik dan sinyal komunikasi seluler pun harus dipadamkan oleh pihak penyedia layanan.

Salah seorang warga korban banjir di Kota Bima, Nurhayati yang dikonfirmasi suarantb.com mengakui, saat ini daerahnya memang mengalami pemadaman. Ia mengaku bisa memaklumi dilakukannya pemadaman. Sebab, jika listrik tetap dinyalakan, hal itu justru membahayakan keamanan warga korban banjir.

Iklan

Meski demikian, tidak berfungsinya aliran listrik ini tentu saja menghalangi kebutuhan warga yang memang membutuhkan pasokan daya listrik untuk sejumlah kebutuhan. Salah satu kebutuhan yang mendesak misalnya, untuk melakukan pengisian daya ponsel yang bisa digunakan untuk berkomunikasi.

Namun, meskipun ponsel yang dipakai bisa menyala, ada hal lain yang juga membuat situasi semakin sulit. Sinyal seluler milik warga di lokasi banjir yang kebanyakan menggunakan operator Telkomsel, ternyata tidak bisa berfungsi karena memang telah dimatikan oleh operator.

Hal ini diakui sendiri oleh Teni Ginaya, Corporate Communications Bali Nusra l  Telkomsel yang dikonfirmasi suarantb.com, Rabu malam.

Melalui rilis yang disampaikannya, Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini. “Sehubungan dengan gangguan telekomunikasi yang dialami oleh sebagian pelanggan di wilayah Bima NTB dan seluruh pelanggan di wilayah NTT, bersama ini kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut,” tulis Teni dalam rilisnya.

Ia menambahkan, gangguan ini disebabkan oleh banjir besar di Bima yang mengakibatkan beberapa perangkat harus dimatikan. Langkah ini, menurutnya ditempuh demi mencegah kerusakan yang justru bisa merugikan pelanggan dalam jangka panjang.

Teni sendiri mengaku tidak bisa memastikan kapan sinyal seluler telkomsel akan berfungsi normal kembali. “Saat ini kami sedang melakukan perbaikan jaringan dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan komunikasi dapat secepatnya dinikmati pelanggan seperti biasa,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh suarantb.com, tidak semua operator seluler mengalami gangguan. Untuk diketahui, beberapa masyarakat pengguna operator seluler XL, masih bisa menggunakan ponselnya untuk berkomunikasi. Upaya serupa dilakukan suarantb.com dan berhasil menghubungi keluarga di Bima yang kebetulan menggunakan operator XL tersebut. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here