Sidak Gudang Makanan Beku, Distributor Belum Lengkap Izin Masih Diberi Kompensasi

Kasatreskrim Polresta Mataram Kadek Adi Budi Astawa berbincang dengan pemilik usaha distributor makanan beku dalam sidak bersama Dinas Pertanian Kota Mataram, Jumat, 1 Oktober 2021.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Inspeksi mendadak Polresta Mataram bersama Pemkot Mataram menyasar gudang distributor makanan beku di Selagalas, Sandubaya, Mataram. Informasi awal, distributor daging beku ini belum memiliki izin lengkap terkait keamanan pangan.

Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, pengecekan ini berkaitan dengan kelengkapan izin. “Apakah sudah sesuai atau tidak izinnya,” sebut dia, Jumat, 1 Oktober 2021. Pihaknya turun berdasarkan informasi bahwa gudang dengan fasilitas penyimpangan berpendingin ini belum memiliki izin lengkap. Antara lain, mengenai sanitasi serta higienitas. “Untuk izinnya dia, kita koordinasikan dengan pihak dinas terkait,” imbuhnya.

Iklan

Pemilik usaha yang mengimpor daging dari India ini, Guruh sempat memberontak ketika tim sidak datang. Bahkan berteriak kepada petugas Dinas Pertanian Kota Mataram dengan argumen sudah memilki perizinan usaha. “Saya dipersulit untuk izin lainnya,” sebut dia. Izin lain itu menurut Guruh antara lain sertifikat KH-12 mengenai sanitasi produk hewan. Padahal dirinya sudah mengantongi sertifikat KH-14 tentang pelepasan karantina hewan. “Saya tunggu dari Dinas tidak datang-datang. Sudah satu minggu saya tunggu,” sergahnya.

Demikian juga dengan izin Nomor Kontrol Veteriner (NKV) tentang bukti tertulis yang sah dengan persyaratan higienitas. Guruh mengakui memang usahanya belum punya izin tersebut. Tapi dia berdalih kegiatannya berupaya memenuhi standar mutu. “Daging beku disimpan dalam cold storage. Kestabilan suhu dijaga 24 jam untuk menjamin dagingnya tidak masuk bakteri,” bebernya. Guruh menyatakan setelah sidak itu akan memenuhi prosedur perizinan yang belum lengkap. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional