Siap-siap! 12 Juta Pengusaha UMKM akan Diguyur Stimulus

H. Wirajaya Kusuma (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat menyiapkan stimulus modal kerja bagi UMKM terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Stimulus tersebut akan diberikan pada 12 juta pengusaha di seluruh Indonesia, termasuk NTB.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, MH menerangkan pihaknya saat ini tengah mendata seluruh UMKM yang bisa masuk dalam kriteria penerima stimulus tersebut. Proses pendataan diharapkan dapat selesai sebelum 17 Agustus mendatang.

Iklan

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) dalam surat terakhir yang diterima pihaknya meminta hasil pendataan paling lambat diserahkan pada minggu kedua September mendatang.

“Tapi saya mendesak jangan menunggu minggu ke dua (September). Bila perlu tanggal 17 Agustus sudah clear (selesai) kita punya data untuk dikirimkan ke kementerian,” ujar Wirajaya saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2020. Proses verifikasi sendiri disebutnya akan dilakukan langsung oleh kementerian.

Bantuan modal kerja tersebut disiapkan oleh pemerintah pusat untuk membantu sektor UMKM agar dapat bertahan di tengah pandemi. Sasaran penerima stimulus antara lain pelaku UMKM dan pedagang kecil lainnya.

Menurut Wirajaya, saat ini tercatat 48.000 lebih UMKM di NTB yang harus diverifikasi untuk diajukan mendapat bantuan modal tersebut. Di mana pihaknya akan mengupayakan merekomendasikan sebanyak-banyaknya pelaku usaha, mengingat peraturan dari pemerintah pusat tidak membatasi jumlah yang boleh direkomendasikan.

“Per provinsi dan kabupaten/kota tidak ada (batasan pengajuan), tapi secara nasional kuotanya 12 juta. Istilahnya siapa cepat dia dapat,” ujar Wirajaya. Kendati demikian, untuk mendapatkan bantuan modal tersebut pelaku usaha diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan.

Syarat tersebut antara lain memulai usaha sebelum pandemi Covid-19, memiliki surat izin usaha, memiliki NIK dan KK, serta memiliki buku tabungan usaha dengan saldo di bawah Rp2 juta dan menyerahkan foto usaha. Jumlah bantuan modal yang diberikan sendiri sebesar Rp2,4 juta per usaha.

‘’Ini bantuan pemerintah langsung kepada UMKM. Kalau saya lihat, sifatnya untuk usaha ultra mikro. Karena bantuannya di bawah Rp5 juta,’’ jelas Wirajaya. Dalam prosesnya nanti, penyaluran bantuan tersebut akan diawasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB. “Kita berharap sebanyak mungkin (data UKM) apabila ada tambahan, tidak apa-apa kita kirim,” tandasnya. (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here