Siaga Bencana, BPBD NTB Ajukan Anggaran Rp 40 Miliar

Mataram (suarantb.com) – Siaga menghadapi bencana memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB telah mengajukan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Kepala BPBD NTB, Muhammad Rum mengatakan pengajuan anggaran ini berdasarkan Keputusan Gubernur terkait dengan siaga bencana darurat banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

“Ini menjadi dasar pengajuan anggaran oleh BPBD baik melalui Dana Tidak Terduga (DTT), maupun melalui Dana Siap Pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dan kami berencana menggunakan DSP ini dan sudah ditandatangani gubernur senilai Rp 40 miliar,” jelasnya, Senin, 5 Desember 2016.

Iklan

Dana sejumlah Rp 40 miliar tersebut akan dibagikan kepada seluruh kabupaten/kota di NTB. Dan untuk pengajuan sejumlah itu, sebelumnya telah dilakukan penghitungan dengan matang. “Sebenarnya dana dari pusat itu tidak terbatas. Tergantung kondisi, kita bisa minta sesuai kebutuhan kita. Nanti kalau minta banyak, tapi tidak habis digunakan juga salah. Kalau DSP sudah diberikan ke daerah terus tidak kita pakai, itu termasuk pidana. Oleh karena kita hitung dengan cermat,” paparnya.

Anggaran siaga bencana tersebut menurut Rum hanya digunakan untuk  keperluan persiapan menghadapi bencana. Sementara anggaran untuk penanganan bencana tidak termasuk dalam anggaran ini. “Nanti bisa dipakai buat beli pompa, penyediaan logistik, peralatan sekolah untuk anak-anak, bahkan bisa buat beli perahu karet kalau perlu,” tambahnya.

Terkait siapa yang berhak mengakses anggaran tersebut, Rum menyatakan semua dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, TNI dan Polri bisa menggunakan dana ini. “Tapi tentunya atas komando lembaga yang ditunjuk bupati atau walikota sebagai komando lapangan,” ucapnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here