Setahun Rusak Akibat Longsor, Proyek Penataan Senggigi View Segera Direkonstruksi

Kepala Dispar Lobar H. Saepul Akhkam bersama pihak konsultan pengawas turun mengecek kondisi Senggigi View. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Proyek penataan di jalan wisata Senggigi yang hampir setahun lalu ambruk karena longsor segera direkonstruksi. Salah satunya, di kawasan Sheraton – Senggigi View, ditarget selesai rekonstruksi satu bulan setengah.

Irwan Kurniawan selaku konsultan pengawas di titik Sheraton – Senggigi View, menjelaskan, proses rekonstruksi maksimal akan selesai dalam waktu satu bulan setengah. “Dari diskusi kami dengan pihak PT. Sanur Jaya Utama (SJU) selaku  konstraktor yang sudah melaksanakan pekerjaan di Senggigi View ini, kami yakin tim bisa menyelesaikannya secepat mungkin,” ucap Irwan saat memantau lokasi di Senggigi View, Kamis, 13 Januari 2022.

Iklan

PT. SJU akan merekonstruksi trotoar sepanjang 36 meter di titik Sheraton – Senggigi View. “Secara teknis tidak akan ada perubahan banyak dari konstruksi sebelumnya, hanya lebarnya saja itu menyesuaikan berdasarkan izin Balai Jalan dengan kondisi eksisting jalan yang sudah diperbaiki oleh Balai Jalan,” lanjut Irwan.

Rencana pelaksanaan rekonstruksi sendiri hanya tinggal menunggu proses persetujuan resmi dari  pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB.”Secepatnya kita keluarkan izin kerja, ini nanti kita bahas lagi di rapat pembahasan, kalau semua sudah lengkap, kami akan keluarkan izin prinsip kemudian kita terbitkan izin kerja,” ucap Danik, salah satu tim perizinan BPJN NTB saat diminta keterangan seusai melakukan pendampingan di lokasi siang tadi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) H. Saepul Akhkam memberikan apresiasi atas komitmen semua pihak dalam pemulihan jalan di Senggigi.”Dinas Pariwisata menyampaikan apresiasi kepada teman-teman, terutama dari Balai Jalan kemudian teman-teman pelaksana, masih punya komitmen untuk melakukan rekonstruksi terhadap akibat bencana tersebut,” ujarnya.

Artinya, sampai nanti di bulan Maret menjelang pagelaran event internasional MotoGP, setidaknya dua titik point yang longsor dulu, yaitu di titik Sheraton Senggigi View ini ditambah dengan tanjakan Alberto bisa segera pulih.“Mudah-mudahan proses rekonstruksi  tidak sampai satu bulan setengah ya, tapi bisa kita mepetkan lagi supaya bulan Maret itu tempat ini kembali lagi menjadi semacam meeting point untuk melihat keindahan Senggigi,” lanjut Akhkam.

Untuk anggaran, Akhkam menegaskan tidak akan ada biaya atau anggaran baru yang akan dikeluarkan Pemda dalam proses rekonstruksi. “Ini semua atas komitmen dan tanggung jawab dari teman-teman pelaksana yang dari satu aspek tentu kami sangat mengapresiasinya,” tegasnya. (her)

Advertisement