Serunya Camping di Gunung Kukus

Selong (Suara NTB) – Gunung Kukus merupakan salah satu gunung yang masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR). Gunung ini berada di Dusun Dasan Paok Desa Jurit Baru Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. Gunung ini belum banyak dikunjungi wisatawan  karena baru saja dibuka sebagai destinasi wisata pada September lalu. Namun, tidak sedikit pula wisatawan lokal yang mengunjunginya.

“Kita buka sejak September  lalu. Memang belum banyak yang datang, tapi kalau akhir pekan biasanya ada yang datang camping nginap semalam. Setelah itu turun lagi. Karena pemandangan dari atas sangat bagus,” kata Anggota Karang Taruna Mapila yang mengurus pendakian Gunung Kukus, Lalu Zulkarnain kepada Suara NTB, di Gunung Kukus, Minggu, 11 Desember 2016.

Iklan

Berada di ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut menjadikan gunung ini sebagai spot yang asik untuk melakukan camping dan mengambil gambar. meskipun tidak setinggi gunung pada umumnya, namun masyarakat menganggap ada aktifitas gunung yang terjadi di tempat ini. Salah satunya dengan ditemukannya air panas yang mengandung unsur seperti yang ada pada gunung. Hingga saat ini, masyarakat masih mempercayai bahwa Gunung Kukus masih memiliki aktifitas seperti gunung pada umumnya.

Wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan selama 40 menit untuk mencapai puncak Gunung Kukus. Wisatawan juga tidak perlu khawatir tentang pemandangan dari perjalanan hingga sampai di puncak. Sebab pengelola sudah menerapkan bank sampah dimana setiap wisatawan diwajibkan membawa kembali sampahnya. Sehingga suasana di gunung ini terbilang bersih dan tidak ada sampah yang berserakan. Di sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhkan pemandangan hutan yang sejuk dan memberikan kesan nyaman. Sebab pohon-pohon tersebut membuat pendakian menjadi teduh dan tidak terasa panas.

  Tandingi Jokowi, Status SBY Tentang KEK Mandalika Bikin Heboh

“Kita memang memungut biaya kebersihan sebesar Rp 2 ribu bagi wisatawan yang ingin mendaki. Selain itu juga kita membuat sistem jaminan jadi wisatawan memberikan uang jaminan Rp 15 ribu. Jadi kalau tidak bawa sampahnya akan dikenakan denda Rp 5 ribu persampah,” ujarnya.

Pengelola juga melakukan pengecekan terhadap barang bawaan wisatawan. Sehingga dapat diketahui sampah apa saja yang tidak dibawa turun. Persoalan sampah memang menjadi perhatian utama pengelola. Sebab  gunung ini masih berada di kawasan taman nasional.
“Di sebelah barat di jalur pendakian ini juga ada air terjun yang bisa dikunjungi. Jadi komplet bisa mengunjungi gunung sekaligus ke air terjun yang tingginya kurang lebih 15 meter,” kata Zulkarnain.

Namun sangat disayangkan infrastruktur jalan menuju pos pendaftaran gunung ini masih kurang. Jalan sekitar tiga kilometer rusak dan belum diaspal. Sehingga menyulitkan wisatawan yang ingin datang. Saat hujan jalanan menjadi becek yang membuat wisatawan menjadi kurang nyaman.

“Memang itu yang menjadi kendala kami selama ini. Jalannya rusak, jadi pengunjung tidak nyaman. Selain itu pos pendaftaran juga masih menggunakan terpal seadanya. Belum ada bantuan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Selama ini karang taruna memperkenalkan wisata Gunung Kukus melalui media sosial.  Sehingga banyak digunakan sebagai tempat rekreasi, camping bahkan kegiatan sekolah. Salah seorang wisatawan asal Lombok Timur, Ririn Sintani mengaku kagum terhadap pemandangan yang disuguhkan dari atas gunung ini. Sebab terlihat pemandangan yang indah berupa hutan, perkotaan bahkan lautan. Sehingga sangat nyaman bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sambil bercengkrama bersama kerabat. (lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here