Sepuluh Destinasi Wisata Dikembangkan di Bima

Bima (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima fokus promosi dan pengembangan sektor pariwisata. Dari 105 destinasi wisata yang tercatat, hanya 10 yang diprioritaskan tahun 2017.

“Sepuluh destinasi ini beragam kagetori mulai pantai, adventure hingga budaya,” kata Plt Kepala Dispar Kabupaten Bima, Drs. H. Abdul Muis, kepada Suara NTB, Jumat, 7 April 2017.

Iklan

Dia menyebutkan, sepuluh destinasi tersebut tersebar pada enam titik atau kawasan, yakni taman wisata Kalaki Kecamatan Palibelo, Pantai Lariti Kecamatan Sape, Pulau Sangiang dan Pulau Ular Kecamatan Wera, Pantai Wane Kecamatan Monta.

“Sementara budaya yakni desa adat Mbawa Kecamatan Donggo, desa adat Sambori Kecamatan Lambitu, Maria Kecamatan Wawo dan Oi Bura Kecamatan Tambora,” katanya.

Dia menjelaskan, pengembangan saat ini, lebih mengarah pembukaan akses menuju objek wisata tersebut. Karena kondisi sarana dan prasarana jalannya masih belum memadai.

“Misalnya menuju ke pulau Ular menelan waktu lama, karena akses jalannya belum diaspal. Tapi tahun ini Insya Allah mulai diperbaiki,” terangnya.

Sementara, untuk menciptakan keamanan dan kenyaman wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut, pihaknya telah membentuk Satgas operasi ketertiban yang terdiri dari unsur pemuda, masyarakat serta aparat  pemerintahan desa.

“Serta ada Polisi pariwisata bekerjasama dengan aparat kepolisian. Tapi khusus di area destinasi tertentu,” katanya.

Dia menambahkan, selama ini kendala pengembangan pariwisata di Bima adalah akses menuju ke lokasi. Padahal menurutnya masih banyak objek wisata tersembunyi yang hingga saat ini dilakukan pendataan guna dilakukan pengembangan. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here