Sepuluh Cabor Batal Dipertandingkan di PON Papua

Andy Hadianto. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Usulan perubahan peraturan pemerintah (PP) agar sepuluh cabang olahraga (Cabor)  tetap dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, 20 Oktober 2020 sepertinya tak dapat diwujudkan. Pasalnya, Pengurus Besar (PB) PON tak setuju bila 10 cabor itu dipertandingkan di luar Papua.

Sepuluh cabor itu antara lain, balap sepeda, tenis meja, gateball, dansa, woodball, selam, petanque, bridge, kriket dan sky air. Sepuluh cabor ini dicoret dari pertandingan  PON 2020 dengan alasan tuan rumah PON tidak siap melaksanakan pertandingan di wuluh cabor itu.

Iklan

“Waktu rapat CdM di Papua, PB PON menolak membahas terkait rencana sepuluh cabor yang  akan dipertandingkan di PON  2020 yang ingin di  gelar Jatim. Saya rasa sepuluh cabor itu tak mungkin dipertandingkan,” ucap Ketua Umum KONI NTB, H. Andy Hadianto ketika dikonfirmasi Suara NTB di Sekretariat KONI NTB, Selasa, 25 Februari 2020.

Pernyataan ini disampaikan oleh  pimpinan KONI NTB menjawab terkait wacana 10 cabor agar  dipertandingkan  di  PON Papua tahun 2020. Menurut Andy  pihak PB PON menolak 10 cabor tersebut dipertandingkan di Papua 2020, meskipun Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sempat mengusulkan perubahan PP agar sepuluh cabor itu tetap dipertandingkan pada PON di Papua itu.

Namun perubahan PP tersebut menurut Andy tak mungkin dapat  disetujui oleh PB PON, sebab hal itu akan mencederai nama provinsi Papua sebagai tuan rumah PON 2020. Dan terkait dengan batalnya pertandingan 10 cabor tersebut pihak KONI NTB memastikan tidak ada penambahan jumlah atlet NTB  mengikuti PON. Justru yang ada pengurangan jumlah kontingen karena ada beberapa cabor yang akan mengurangi jumlah atlet PON.

Dicontohkannya  cabang olahraga kempo dipastikan akan ada pengurangan atlet, sebab PB Perkemi bakal mengurangi jumlah atlet yang lkuti PON. Dalam hal ini PB Perkemi akan meloloskan atlet peringkat satu hingga empat yang lolos PON. Sementara dari delapan  atlet beladiri kempo  yang masuk Pelatda PON 2020 terdapat tiga atlet yang meraih peringkat lima besar ke atas. (fan)