Sepeda Listrik Matric – B, Hasil Sinergi PLN dan Dinas Perindustrian NTB

Matric - B, sepeda listrik konsep unik hasil sinergi PLN dan Dinas Perindustrian NTB

Mataram (Suara NTB) – Sinergi antara PLN Unit Induk Wilayah NTB, dalam hal ini PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima dengan Dinas Perindustrian Provinsi NTB menghadirkan Matric – B, singkatan dari ”Mbojo Electric – Bicycle”. Sepeda listrik ini menarik perhatian dari Dinas Perindustrian Provinsi NTB karena mengusung konsep berbeda dari sepeda listrik yang telah ada, yakni konsep vintage chopper electric bike.

Hal ini dibahas pada saat pertemuan yang digelar dalam rangka product knowledge yang dilaksanakan antara PLN UP3 Bima dengan Dinas Perindustrian Provinsi NTB di kantor PLN UP3 Bima, Selasa, 14 Juli 2020.Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti, SE, ME menyampaikan apreasiasinya kepada PLN UP3 Bima, atas keberhasilannya menciptakan Matric – B.

Iklan

“Matric B dapat menjadi peluang usaha di Bima. Dengan bermitra dengan Industri Kecil Menengah (IKM) lokal setempat, pemasaran produksinya melalui E-Catalog, industri ini pasti akan menyerap banyak tenaga kerja,” ujar Nuryanti.

Nuryanti juga berharap agar seluruh pihak, terus membangun ekosistem penggunaan kendaraan listrik. Terus berinovasi untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan, khususnya kendaraan listrik untuk menyambut event MotoGP pada tahun 2021.
“Harapan kami, dapat dilakukan transfer knowledge ke IKM NTB, khususnya di Bima, baik berupa pelatihan, transfer ilmu dan transfer teknologi supaya Matric – B bisa masuk dalam industrialisasi skala kecil,” demikian kepala dinas.
Dinas Perindustrian Provinsi NTB menurutnya akan terus memberikan dukungannya dalam upaya pengembangan kendaraan listrik. Salah satunya dengan pembuatan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Provinsi NTB, yang kemudian akan diturunkan hingga ke tingkat kota/kabupaten.

Sementara itu, Maman Sulaeman , Manager PLN UP3 Bima juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Dinas Perindustrian Provinsi NTB.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Dinas Perindustrian Provinsi NTB. Terlebih, Dinas Perindustrian Provinsi NTB dapat mengoptimalkan UMKM yang ada untuk membantu dalam proses produksi Matric – B.” jelas Maman.

  Ekonomi NTB Melaju 7,10 Persen Tanpa Tambang

Matric B sendiri memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan dengan sepeda listrik yang lain. Casing baterai yang bisa dilepas, sehingga sangat fleksible untuk melakukan proses charging, desain splash proof, display presentase baterai pada casing baterai, full LED, lampu depan – belakang dan juga lampu sein depan – belakang. Selain itu, Matric B juga dilengkapi dengan klakson, speedometer, odometer, battery level, mileage, dan menggunakan kunci kontak sebagai power ON OFF.

“Dengan 3 jam proses charging, Matric -B dapat menempuh hingga jarak 60 km. Beratnya juga hanya 35 Kg dan top speed yang pernah dicapai hingga saat ini adalah 45 km/jam,” tutur Maman.
Maman juga berharap dukungan dari seluruh pihak untuk pengembangan Matric -B ke depan. Terkait dengan pengembangan teknologi, proses produksi maupun ketersediaan SDM-nya.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tentu tidak bisa sendiri dalam pengembangan Matric – B ini. Namun, kami akan terus berupaya supaya Matric – B ini dapat segera diproduksi secara massal,” pungkas Maman.(bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here