Seorang Warga Diamuk Massa, Diduga Curi Pakaian Dalam Mantan Istri

0
Abdurrahim (40), warga Dusun Gonjong Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik saat menjalani perawatan medis di RSUD. dr. R. Soedjono Selong, Kamis, 16 Juli 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Seorang warga, Abdurrahim (40) warga Dusun Gonjong Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lotim harus terbaring lemas dalam penanganan medis. Tangan kirinya putus setelah diamuk massa yang geram atas tindakan pelaku. Pasalnya, pelaku diduga melakukan pencurian terhadap celana dalam mantan istrinya, Sahnim (35).

Kejadian tersebut di rumah korban di Dusun Gonjong, Desa Lendang Nangka. Kejadian itu pada hari Sabtu, 15 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 wita. Korban mengaku kehilangan satu celana dalamnya yang kemudian mencurigai korban. Korban kemudian mendatangi rumah pelaku karena dari awal sudah mencurigainya.

IKLAN

Korban yang pada saat itu bersama warga melakukan interogasi terhadap pelaku, namun tidak diakui oleh pelaku. Warga yang kesal dengan pelaku akhirnya melakukan pemukulan terhadap pelaku hingga akhirnya mengakui perbuatannya sembari menghindar dengan berlari dan bersembunyi dari amukan massa.

“Ketika pelaku ditemukan, warga langsung melakukan penganiayaan menggunakan parang dan benda tumpul hingga pelaku mengalami luka cukup parah yaitu tangan kiri putus, punggung dan telinga robek,” terang Kapolsek Masbagik, AKP. Zainuddin Basri, Kamis, 16 Juli 2020.

Zainuddin mengatakan, tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga lantaran kesal atas tindakan pelaku yang mencuri celana dalam warga setempat. Masyarakat khawatir jika pelaku melakukan perbuatan yang dapat merugikan korban berupa¬† memberi guna-guna terhadap korban. “Saat ini pelaku pencuri celana dalam masih dalam perawatan di RSUD Selong.¬† Sementara pelaku penebasan sudah dikantongi identitasnya namun masih dipertahankan oleh warga,” pungkasnya. (yon)