Seorang Pelajar Tewas Ditusuk di Jalur BIL

Wakapolres Lobar didampingi kasat Intelkam bersama Kapolsek Labuapi dan Kapolsek Kediri melayat ke rumah korban penusukan, Minggu, 5 Desember 2021.(Suara NTB/Ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Aksi kejahatan kembali terjadi di jalur bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) II. Kali ini menimpa seorang pelajar insial JR (16) yang hendak pulang ke rumahnya di Karang Baru, Desa Banyumulek kecamatan Kediri dengan mengendarai Sepeda Motor Honda PCX, pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 22.30 Wita.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya alias orang tidak dikenal (OTK), menusuk korban menggunakan keris. Hingga korban meninggal dunia ketika ditangani di rumah sakit Tripat. Kondisi jalan gelap akibat PJU mati, diduga mengakibatkan sulit mengenali pelaku. Pihak kepolisian pun tengah memburu pelaku.

Iklan

Informasi yang diperoleh, kronologi sebelum kejadian menimpa korban bersama beberapa rekannya pergi jalan-jalan ke wilayah Mataram. Sepulang dari itu, korban melewati Jalur BIL II tembolak Mataram. Ketika melintas di sana, salah seorang teman korban tak sengaja melihat ke arah pelaku yang sedang duduk-duduk bersama rekan-rekannya. Merasa tersinggung karena dilihat, pelaku pun mengejar korban dan rekannya. Hingga korban berhenti di lokasi kejadian dekat terowongan. Korban dan rekan-rekannya berupaya meminta maaf. Namun, tak dihiraukan pelaku. Hingga akhirnya terjadi penusukan korban oleh pelaku.

Kapolsek Labuapi, Iptu Agus Priyo Wahyono membenarkan kejadian penusukan korban tersebut. Kejadian itu, berawal ketika korban bersama beberapa rekannya dari arah Mataram melintasi jalan raya BIL II menggunakan jalur lambat hendak pulang ke rumahnya di Dusun Karang Baru Desa Banyumulek dengan mengendarai Sepeda Motor Honda PCX. Tepatnya di kuburan di Dusun Jerneng Desa Bajur tiba – tiba pelapor langsung didekati oleh seseorang yang tidak dikenal, sambil berteriak ke korban dan rekannya. Pelaku langsung menendang korban saat berada di atas sepeda motor, hingga mengakibatkan korban dan rekannya terjatuh.

Pelaku mengeluarkan senjata tajam (keris) langsung menusuk korban yang mengakibatkan luka tusuk di pinggang tembus hingga perut. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Banyumulek Kecamatan Kediri untuk mendapat perawatan. Akibat kondisi korban yang semakin memburuk, pihak Puskesmas Banyumulek pun memutuskan merujuk korban ke Rumah Sakit Tripat Gerung. “Setelah mendapat di Rumah Sakit Tripat Gerung pada pukul 02.30 Wita, almarhum dinyatakan meninggal dunia,”jelasnya.

Jenazah korban pun langsung dibawa pulang ke rumah dan disemayamkan di sana. Minggu, 5 Desember 2021, pihak polres Lobar dalam hal ini Wakapolres Lobar, Kompol Taufik didampingi Kasat Intelkam Iptu Taufik Hidayat, Kapolsek Kediri Iptu Heri Santoso, dan Kapolsek Labuapi Iptu Agus Priyo Wahyono melayat ke rumah korban.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lobar diwakili Wakapolres Lobar menyampaikan kepada orang tua turut berduka cita atas meninggal almarhum yang merupakan anak ke dua dari pasangan Jamaludin dan Nurul Hidayah. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas untuk tidak mudah terprovokasi atau melakukan tindakan balasan atas meninggalnya alamarhum yang menimbulkan permasalahan baru.

Pihak kepolisian juga menghimbau kepada pihak keluarga untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Lobar guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Selanjutnya Wakapolres memberikan santunan kepada kepada keluarga dalam hal ini orang tua dari almarhum. Sekitar  Pukul 12. 00 wita, jenazah dimakamkan di pemakaman Umum di Dusun Muhajirin Desa Banyumulek.

Sementara itu, Kasatreskrim polres Lobar Iptu I Made Dharma Yulia, P. STK, SIK., mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. “Kita masih melakukan pendalaman,” ujarnya. (her)

Advertisement