Seorang PDP di Mataram Meninggal Dunia

Sejumlah warga sedang menyiapkan pemakaman seorang PDP asal Lingkungan Gerung Butun,Kelurahan Mandalika. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) berinisial S (52) asal Lingkungan Gerung Butun, Kelurahan Mandalika meninggal dunia. Jenazah langsung dimakamkan oleh tim medis sesuai protokol penanganan Covid-19.

Proses pemakaman berlangsung pukul 18.00 Wita di Pemakaman Umum Lingkungan Gerung Butun, Kelurahan Mandalika. Almarhumah dimakamkan oleh enam tim kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur.

Iklan

Seperti diketahui, almarhumah sempat memeriksakan diri ke Puskesmas Cakranegara karena memiliki gejala batuk dan sesak. S dirujuk ke RSUD Kota Mataram dan mendapatkan perawatan selama empat hari.

Almarhumah tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19.

Tim medis melakukan swab namun hasilnya belum keluar. “Pasien ini belum positif Covid-19 karena hasilnya belum keluar,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suandiasa dikonfirmasi via ponselnya, Senin malam 4 Mei 2020.

Nyoman, yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram menyebutkan, pasien meninggal masih terkonfirmasi dua orang. Pasien positif 87 orang. Dengan rinciam 69 orang dalam perawatan dan 16 orang sembuh. 59 orang dalam pemantauan,151 pasien dalam pemantauan dan 385 orang tanpa gejala. (cem/r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional