Seorang Nakes Terpapar Covid-19, Pelayanan di PKM Masbagik Baru Ditutup Sementara

Papan informasi terkait penutupan sementara Puskesmas Masbagik Baru menyusul adanya salah satu tenaga kesehatannya terkonfirmasi terpapar Covid-19, Jumat, 3 Juli 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui gugus tugas penanganan Covid-19 bersama Dinas Kesehatan (Dikes) melakukan penutupan sementara pelayanan di Puskesmas Masbagik Baru di belakang Pasar Ternak Masbagik. Kebijakan ini buntut dari salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas yang terpapar Covid-19.

Atas penutupan tersebut, sementara Pemda Lotim melakukan pemindahan pelayananan ke sejumlah Puskesmas terdekat, seperti Puskesmas Masbagik, Puskesmas Lendang Nangka dan Puskesmas Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia.

Iklan

Informasi ini disampaikan, Kepala Puskesmas Masbagik Baru, Siti Fitroh, ST kepada wartawan melalui via ponselnya, Jumat, 3 Juli 2020.

Penutupan pelayanan kesehatan mulai diberlakukan sejak tanggal 3 hingga tanggal 16 Juli 2020. Kebijakan ini sebagaimana aturan yang sudah ditetapkan serta menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 semakin luas. Serta pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat tertangani dengan baik dan cepat khususnya di lingkungan kerja Puskesmas Masbagik.

Adapun dari grafik data perkembangan kasus Covid-19 Lotim pertanggal 3 Juli 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Lotim sebanyak 125 kasus, 99 diantaranya sembuh, 25 masih positif dan 2 orang meninggal dunia.

Kasus positif ini tersebar di 10 kecamatan yang dinyatakan zona merah, diantaranya Kecamatan Aikmel 2 orang, Pringgasela 1 orang, Masbagik 1 orang, Terara Sakra Barat 1 orang, Pringgabaya 6 orang.

Empat kecamatan lainnya, yaitu Wanasaba 4 orang, Suralaga 1 orang, Labuhan Haji 3 orang dan Kecamatan Selong 4 orang. (yon)

  Tempat Usaha di Kota Bima Diimbau Perketat Protokol Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here