Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel

Korban meninggal dunia di kamar hotel tiba di RSUD Bima untuk dilakukan visum dan autopsi, Rabu, 12 Agustus 2020.(Suara NTB/uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Seorang kakek berinisial A, yang diketahui warga Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima ditemukan meninggal dunia di atas kasur kamar salah satu hotel di Kota Bima pada Rabu, 12 Agustus 2020 pagi.

Informasi yang dihimpun Suara NTB, sebelum meninggal dunia kakek berusia 60 Tahun ini diduga bersama seorang perempuan. Keduanya masuk ke kamar hotel sekitar pukul 10.00 Wita. Beberapa jam kemudian terdengar teriakan seorang perempuan dari dalam kamar.

Iklan

Teriakan histeris dari perempuan itu terdengar sampai di luar kamar hotel, sehingga banyak warga mendatangi. Saat itu, ditemukan kakek itu hanya menggunakan celana pendek dan telah meninggal dunia.

Kapolsek Rasanae Barat, AKP. Hamzah membenarkan ditemukannya sesosok mayat di kamar hotel tersebut. Pihaknya mengetahui informasi itu, usai dihubungi oleh pihak hotel. “Menerima informasi dari pihak hotel, kami langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.

Usai memastikan korban meninggal, lanjut dia, pihaknya langsung membawa mayat tersebut ke RSUD Bima untuk dilakukan visum dan autopsi. Sementara di kamar ditemukannya mayat tersebut telah diberi garis polisi.

“Langsung dibawa ke RSUD Bima untuk divisum. Rencananya juga akan dilakukan autopsi,” katanya.

Hamzah menambahkan, dari kejadian itu, pihaknya kini sudah mengamankan dua orang perempuan sebagai saksi karena keduanya yang mengetahui pertama kali korban meninggal dunia.

“Kasusnya masih dalan tahap penyelidikan. Sementara ada dua orang yang diamankan dan statusnya sebagai saksi,” katanya.

Terpisah Dokter IGD RSUD Bima, dr. Reza mengaku pihaknya masih memeriksa penyebab meninggalnya korban, dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung. Namun untuk mengetahui secara pasti akan dilakukan autopsi.

“Dugaan sementara karena jantungan, tapi untuk mengetahui secara pasti harus dilakukan autopsi,” katanya.

Dugaan serangan jantung tersebut, tambah dia lantaran tidak ada luka yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban hanya mengalami luka pada pelipis bagian kanan.

“Berdasarkan hasil visum atau pemeriksaan seluruh badan luar korban tidak ada luka lain selain pelipis bagian kanan,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here