Sensasi Segar Air Pantai Segui

Pantai Segui, Desa Sekaroh, Kabupaten Lombok TImur.

Lombok Timur bagian selatan terkenal dengan sederetan pantainya yang indah dan menawan. Gugusan pantai-pantai ini memiliki keunikan tersendiri. Pantai Segui, salah satunya. Pantai yang berada di Dusun Sunut, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru ini menjadi salah satu pilihan berwisata menarik.

Dayu Pamasti, salah seorang pengunjung, pada Minggu, 18 Oktober 2020 memberi kesan Pantai Segui sangat luar biasa. Sensai air pantainya masih sangat segar. Dayu yang datang bersama keluarganya ini menilai, mandi air laut Pantai Segui berbeda dibandingkan pantai-pantai lain.

Iklan

Wisatawan asal Bali itu menyebut, kunjungannya ke Segui merupakan yang pertama kali. Dari cerita temannya, disebutkan pantai yang tidak jauh dari Pantai Pink ini tidak kalah indahnya. Butiran pasirnya pun terasa sangat lembut.

Hal senada disampaikan pengunjung lainnya, Buniyamin. Air pantainya memang berbeda dengan pantai-pantai yang lain. Mandi air laut Segui ini terasa seperti mandi dengan air tawar. Tidak terasa ada sisa garam yang melekat pada tubuh. Segui ini bisa menjadi pilihan berwisata keluarga. Anak-anak bisa mandi sepuasnya, seperti tidak ada ombak.

“Airnya tenang dan menenangkan,” urai Buniyamin. Pengunjung yang mengaku setiap akhir pekan liburan ke Segui ini menilai, dari seluruh pantai yang ada di Lombok, pantai yang dinamai nama sebuah rumput yang tumbuh liar di sekitar pantai itu merupakan pantai terindah. “Pantai ini sangat bersih dan tidak ada sampah plastik,” ucapnya menambahkan.

Sejumlah pengunjung lainnya menilai, berwisata ke Segui ini jauh berbeda sensasinya dibandingkan ke pantai-pantai yang sudah terkenal di Lombok. Termasuk dengan Pantai Pink. Sebutan pasir Pantai Pink yang berwarna merah muda dinilai akan digeser oleh Segui. Butiran pasir lembut Pantai Segui juga terdapat pecahan-pecahan koral berwarna merah. Sehingga terlihat, warna pasir pantai ini juga merah muda.

Warga Jerowaru lainnya, Suandi Yusuf menambahkan, Pantai Segui ini jauh lebih menarik dibandingkan pantai yang lainnya. Hanya saja, jalur menuju pantai sepanjang 1,5 km masih rusak berat. Bagi pecinta wisata petulang, jalur Segui ini akan terasa menjadi menambah sensasi.

Perairan Segui ini juga merupakan tempat budidaya mutiara. Wisatawan juga bisa melihat aktivitas budidaya mutiara yang terhampar luas di atas perairan.

Hanya saja, fasilitas umum di sekitar Pantai Segui masih banyak yang perlu diperbaiki. Tampak gazebo-gazebo tempat berteduh pengunjung yang dibangun. Fasilitas umum berupa tempat buang air besar memang sudah ada, akan tapi tidak ada airnya.

Kepala Resort Jerowaru KPH Rinjani Timur, Muhammad Bayu S., saat dikonfirmasi terpisah mengatakan Segui akan juga dikelola ke depan seperti Pantai Pink. Sudah ada pengelola yang siap diajak kerjasama. Seperti halnya pantai Pink, sudah dilakukan penarikan retribusi sebesar Rp7.500 per orang. Jika Rombongan berlaku harga berbeda, yakni cukup Rp5 ribu per orang. Sedangkan untuk wisatawan asing Rp25 ribu per orang. Secara bertahap akan dilakukan penataan sehingga bisa lebih baik dari kondisi sekarang. (rus)