Sengketa Pilkada Sumbawa, Gubernur dan Ketua DPRD NTB Minta Paslon Hormati Putusan Bawaslu

H. Zulkieflimansyah (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., meminta pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa yang bersengketa di Pilkada Sumbawa menghormati putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB. Hal senada dikatakan Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H., setelah adanya putusan Bawaslu, semua harus tetap tenang dan damai.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., yang dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 11 Januari 2021 mengatakan, sengketa Pilkada yang diproses Bawaslu merupakan hal yang biasa-biasa saja. Ia berharap Paslon yang bersengketa dan pendukungnya menghormati apapun putusan Bawaslu NTB.

‘’(Paslon) harus menghormati proses demokrasi. Mudah-mudahan semuanya oke,’’ kata gubernur dikonfirmasi usai meresmikan pabrik teh kelor di Mataram, Senin, 11 Januari 2021.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H. Ia mengatakan apapun putusan Bawaslu harus dihormati oleh kedua paslon yang bersengketa.

‘’Saya kira apapun putusan Bawaslu kita harus hormati. Semua harus tenang, damai. Jangan sampai karena Pilkada kita terjadi perpecahan,’’ katanya.

Hj. Baiq Isvie Rupaeda (Suara NTB/dok)

Menurut Isvie, semua partai politik juga akan berpikir yang sama, akan menghormati apapun putusan Bawaslu. ‘’Kita hormati apapun putusan Bawaslu,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Bawaslu NTB memproses  laporan dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) yang dilayangkan Paslon Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot–Mokhlis terhadap paslon Mahmud Abdullah–Dewi Noviany (Mo-Novi).

Salah satu yang disoroti pemohon adalah dugaan keterlibatan Gubernur NTB, H.  Zulkieflimansyah secara TSM untuk menggiring pemilih memenangkan Mo-Novi melalui program Bansos sapi dan kambing. Gubernur NTB diketahui merupakan kakak kandung Novi. Dari hasil putusan Bawaslu NTB, Senin, 11 Januari 2021, gugatan Jarot – Mokhlis ditolak oleh Bawaslu. (nas)